Cara Investasi Bitcoin Pemula, Warren Buffett sebut Bitcoin Bukan Investasi

Cara investasi bitcoin pemula tentunya harus menjadi pertimbangan. Pasalnya, investor terkenal dunia, Warren Buffett, tidak menyenangi Bitcoin.

Cara Investasi Bitcoin Pemula ini dinilainya bukan tanpa alasana. Pasalnya pada kenyataannya, ia tidak menyenangi cryptocurrency atau mata uang kripto.

Ia menggambarkannya sebagai “toksin tikus”, “fatamorgana”, serta “alat j*di”.

Ia tidak sendiri. Partner dekatnya Charlie Munger memberikan cap Bitcoin sebagai “demensia,” memperbandingkannya dengan “perdagangan kotoran”. Olehnya itu, Cara Investasi Bitcoin Pemula memang harus dipelajari sebelum benar-benar mau terlibat di dalamnya.

Merilis The Motley Fool, kalau Anda menyenangi mata uang kripto seperti Bitcoin, Anda barangkali memutar mata waktu dengar pengakuan Warren Buffett. Investor tua seperti Warren Buffett sekalipun tidak mengetahui apa yang berlangsung.

Read More: 10 Trading Bitcoin Indonesia Legal dan Terpercaya

Namun ini kasusnya: mungkinkah Anda salah?

Tak boleh berang karena Warren Buffett membenci mata uang kripto. Dari pemikirannya, ia punyai sejumlah point yang kompak. Bitcoin bukan pilihan yang tepat.

The Motley Fool menulis, Warren Buffett jarang-jarang melakukan investasi dalam asset yang tidak produktif, serta memandang prediksi Bitcoin tidak investasi.

Warren Buffett benar-benar perduli dengan nama baiknya, serta cuma melakukan investasi untuk sesuatu yang ia pahami.

Warren Buffett betul-betul punyai sejumlah point yang valid. Pertama, Bitcoin masih amat spekulatif, meskipun pula paling menggiurkan. Itu tidak hasilkan apapun yang berharga riil, tidak hanya dari bertambah banyak Bitcoin.

Bitcoin, menurut Warren Buffett, banyak rutinitas kejahatan serta jahat walaupun bertambah kerap dipakai buat bisnis yang resmi. Serta lepas dari reputasinya, cuma sedikit orang yang bisa menerangkan teknik kerjanya.

Meskipun perhitungkan semuanya, ia masih salah mencurigakan cryptocurrency.

Warren Buffett jadi orang pertama yang mengaku kalau ia pernah keliru dalam melakukan investasi di masa lampau. Ia mengaku salah dalam memilih Bitcoin.

Sehabis mengatakan serikat penerbangan seperti Air Canada sebagai “type usaha paling buruk,” ia menancapkan miliaran ke industri penerbangan untuk jadi pemegang saham paling atas di empat serikat tidak serupa.

Selanjutnya, sehabis menyampaikan emas tidak punyai guna, ia jadi investor pokok di satu diantaranya penambang emas terhebat dunia.

Pelajarannya simple: kadang orang berganti ingatan. The Motley Fool menerangkan, pelajaran ini berlaku buat Bitcoin.

Karena ukuran pasar mereka relatif kecil, ada peluang Bitcoin serta kompetitornya bisa penuhi keperluan yang berkembang itu, kata investor legendaris Ray Dalio, kepala hedge fund paling besar di dunia sama dengan yang diambil The Motley Fool.

Ia menambah, Buat saya, Bitcoin sudah sukses melintasi batasan dari inspirasi yang paling spekulatif yang barangkali tidak bakal ada dalam sekejap jadi barangkali ada serta barangkali punyai nilai di hari esok. (*)

Default image
Masmedia
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi
Articles: 728

Leave a Reply