Liga Spanyol, Tim Spanyol Mendominasi karena Ini Penyebabnya
Unsplash/Marvin Ronsdorf Liga Spanyol

Liga Spanyol, Tim Spanyol Mendominasi karena Ini Penyebabnya

Liga spanyol – Tak bisa dipungkiri dalam 2 tahun terakhir tim – tim sepak bola asal Spanyol mendominasi Liga Eropa. Baik itu Liga Champions maupun Liga Europa semuanya melaju ke fase knock-out.

Apakah karena Jadwal liga Spanyol Sangat Rapi?

Berdasarkan catatan Opta, yang dilansir goal.com, Jumat (13/12/2019) untuk kali kedua dalam 4 tahun terakhir, seluruh kontestan asal La Liga Spanyol berhasil menempati babak gugur ini.

Rekor paling fantastis pada musim 2016/17. Semua wakil tim Spanyol mendominasi.

Baca Juga:

Prediksi Inggris vs Kroasia di Piala Eropa 2020 Minggu 13 Juni 2021

Jadwal Lengkap UEFA EURO 2020/2021

Polri Tak Izinkan Liga 1 Digelar di Tengah Covid-19

Hampir pada semua yang ikut berlaga di dua kompetisi Benua Biru ini, melaju ke babak knock-out.

Klub di kasta 1 pastinya Barcelona, Real Madrid, Valencia, dan Atletico Madrid pastinya tak ketinggalan sedangkan di kasta 2 ada Sevilla, Espanyol dan Getafe.

Bila ditotal ada 7 klub asal Spanyol musim 2019-2020 ini. Sebuah catatan rekor mentereng.

Yah, tak bisa dipungkiri atas adanya jadwal liga spanyol yang sangat teratur membuat talenta muda bermunculan.

Selain itu, tentunya karena pembinaan atas adanya Liga Spanyol ini membuat mereka bisa teratur dalam berlatih dan berlatih.

Bagaimana dengan Liga Inggris dibandingkan La Liga

Memang, dalam periode sedikitnya satu dasawarsa paling akhir, Liga Inggris serta La Liga sama sama beradu untuk mendapat hak siar paling banyak di dunia. Ke-2  liga itu dipandang persaingan paling elite di bumi, namun Liga Inggris rupanya dipandang lebih bagus.

Kebolehan club Liga Inggris serta La Liga tercermin di sejumlah hasil pesertanya di Liga Champions di dalam 20 tahun akhir. Mulai sejak 1998, cuma 4 dari 20 final Liga Champions yang berjalan tanpa club Inggris atau Spanyol untuk melawan gelar itu.

Club asal Spanyol memanglah menguasai akhir-akhir ini di Liga Champions dengan jadi pemenang 4 kejuaraan paling akhir. Tetapi, Liga Inggris tutup sela dengan melepaskan lima wakilnya di tahap 16 besar.

Ada 2 argumen lain kenapa Liga Inggris saat ini lebih bagus ketimbang La Liga. Apa sajakah? Berikut daftarnya diambil Sportskeeda:

Atmosfer Liga Inggris Jauh Lebih Baik dari Liga Spanyol

Atmosfer Inggris serta fans yang penuh hasrat bikin sejumlah laga di liga semakin lebih menarik. Belum juga sejumlah laga yang dihelat di stadion monumental seperti Anfield serta Old Trafford tentu saja ada suatu hal yang mau khalayak nantikan kisahnya tiap musim.

Atmosfer di stadion tidak cuma bikin permainan lebih meriah untuk pemirsa netral, tetapi berperan di jumlah problem untuk club tamu. Karenanya tidak boleh terheran-heran jika klub-klub seperti Stoke City, sampai Burnley acap menyandung club kelas tinggi di kandangnya.

Hadirnya umumnya laga Liga Inggris musim kemarin ada di lebih kurang 36.000. Sedang di La Liga cuma lebih kurang 28.000. Tentu, ini beberapa karena kemampuan stadion. Tetapi di sisi lainnya, stadion di Inggris lebih bagus untuk disinggahi.

Baca Juga:

5 Potret Putra Kedua Pluim yang Lahir di Belanda

Abdul Rahman Hengkang dari PSM Makassar, Pilih Liga 2

Daya Saing Liga Inggris lebih baik

Suatu hal yang pisahkan Liga Inggris secara berarti dari La Liga merupakan daya saing antar-klub peserta. Gelar liga dalam di La Liga serta Liga Inggris memanglah kelihatannya bisa diputuskan. Tetapi yang memisah sekarang merupakan, bab pertarungan hindarkan zone kemunduran di Inggris.

Everton yang sekarang ini ada di status 9, cuma menang delapan point dari Swansea, yang duduk di dasar classement. Sementara di La Liga, Getafe serta Malaga, telah ketinggalan 15 point.

Apa yang bikin Liga Primer lebih Inggris dalam hal ini, merupakan club mana-pun dapat sama sama menundukkan, gak perduli rangking serta kwalitas pemain. Swansea yang menundukkan Liverpool minggu silam merupakan contoh teranyar, juga demikian dengan bangkitknyaCrystal Palace musim ini dari kemerosotan yang menyatakan begitu kompetitifnya liga tersebit.

The Eagles ada di status terikuth sehabis kehilangan tujuh laga liga pertama. Lantas mereka menundukkan Chelsea di kandang serta sehabis beberapa pertandingan, mereka sampai tak ada di zone kemunduran sekarang ini.

Tentu, masalah ini dapat juga berlangsung di La Liga, musim jelek Real Madrid sekarang ini memberi bukti. Tetapi hal semacam itu kelihatannya beberapa waktu terakhir saja berlangsung.

Meski begitu, dalam hal pembinaan tetap masih unggul Spanyol. Buktinya ada banyak pemain berbakat yang memperkuat klub-klub ternama di Inggris dan sukses membawanya meraih kampiung.

Liga Italia Bagaimana Dibandingkan Liga Spanyol

Tim nasional Italia baru-baru ini buka ajang Euro 2020 dengan prima waktu memukul Turki dengan score mutlak 3-0. Walaupun demikian, Didier Deschamps memandang apabila pasukan Roberto Mancini tersebut mempunyai kekurangan di bidang pengalaman.

Meskipun demikian, Didier Deschamps memandang apabila pasukan Roberto Mancini masih mempunyai kekurangan adalah di bidang pengalaman.

Jadi data, Tim nasional Italia di gelaran Euro 2020 ini benar-benar terdapat beberapa kecakapan-talenta muda yang sampai baru saja satu kali bermain di invitasi besar.

Sejumlah pemain itu salah satunya Nicolo Barella, Alessandro Bastoni, Manuel Locatelli sampai penyerang muda Sasssuolo Giacomo Raspadori.

“Anda gak segera akan jadi pemenang kompetisi sebelumnya sungguh-sungguh masuk ke lapangan. Mutu dan kekuatan saja tidak cukup,” sebut Didier Deschamps pada Sportweek.

“Anda butuh kemampuan moral, invasi dan determinasi. Semuanya kami punya di (Piala Dunia) Rusia 2018.”

Liga Jerman

Tim nasional Jerman berkunjung ke basis Rumania dalam pertandingan ke-2  Kelompok J Kwalifikasi Piala Dunia 2022 Zone Eropa. Dalam pertandingan yang terjadi di Stadion Ajang Nationala, Senin pagi buta WIB, Jerman mempecundangi ruan rumah 1-0.

Gol tunggal Serge Gnabry menit 17 bawa Jerman habisi Rumania dalam pertandingan ini.

Dengan hasil ini, Jerman kuat di pucuk klassemen sementara dengan 6 point dari 2 pertandingan. Dan Rumania di posisi ke-4 dengan point tiga.

Juru strategi Spanyol, Joachim Loew mengucapkan, Rumania skuat lebih bagus dibanding Islandia. Jerman dikira tampil hebat walaupun cuman cetak 1 gol.

“Rumania secara komparatif adalah club yang lebih bagus dari Islandia. Keseluruhannya, kami melakukan secara bagus lakukan pergerakan yang baik,” tutur Loew diambil dari dfb.de, Senin 29 Maret 2021.

Loew pula berikan catatan, selesaikan kesempatan jadi catatan buat Jerman di partai melawan Rumania. Apa saja itu, paling penting yaitu menang serta memperoleh point.

Top skor liga spanyol

Lionel Messi cetak riwayat sehabis jadi top scorer Liga Spanyol 2020-2021 dengan koleksi 30 gol. La Pulga -julukan Lionel Messi- yang ke-5 berturutan jadi top scorer Liga Spanyol!

Lionel Messi cetak riwayat sehabis jadi top scorer Liga Spanyol 2020-2021 dengan koleksi 30 gol. La Pulga -julukan Lionel Messi- yang ke-5 berturutan jadi top scorer Liga Spanyol!

ika ditotal, Lionel Messi udah 8x jadi top scorer Liga Spanyol. Jumlah itu sebagai yang paling banyak. Lawan paling dekat Lionel Messi yakni pemain sepak bola legenda Athletic Bilbao, Telmo Zarra, yang 6x jadi top scorer Liga Spanyol.

Luis Suarez Sakit Hati?

Gak cuma Lionel Messi yang merasai sukaria, si teman dekat Luis Suarez (Atletico Madrid) pun merasai hal sama. El Pistolero -julukan Atletico Madrid- baru-baru ini membawa Atletico Madrid juara Liga Spanyol 2020-2021.

Juga Luis Suarez cetak gol kemenangan 2-1 Atletico Madrid atas Real Valladolid di minggu terakhir Liga Spanyol 2020-2021. Atas kemenangan ini, Atletico Madrid jadi pemenang Liga Spanyol 2020-2021 dengan 86 angka, unggul dua point dari Real Madrid dalam tempat ke-2 .


Kenapa bisa begitu, berikut penyebabnya?

Dikutip dari Goal.com, penelitian terakhir badan pusat statistik sepak bola dunia (IFFHS) membeberkan :

Salah satu penyebab tim Spanyol mendominasi hampir di semua kompetisi salah karena rupanya mereka menaruh perhatian besar pada akademinya.

Yang tentunya hal ini jauh berbeda dengan tim tim lainnya yang ada di negara lainnya. Misalnya, bila dibandingkan klub-klub asal Inggris, Italia, dan Prancis.

Dari sepuluh besar akademi sepak bola terbaik di dunia. Spanyol punya empat tempat. Sedangkan negara lainnya hanya ada dua diantaranya.

Malah ada negara yang tak punya akademi sepak bola sama sekali. Miris. Sangat miris.

Sebutlah di Spanyol itu ada sekolah sepak bola Valencia (peringkat sembilan), Atletico Madrid, (peringkat tujuh), Madrid (peringkat dua), dan Barca (peringkat satu).

Dan bila dirata-ratakan keempat klub ini sudah mencetak 7,56 pemain dalam setiap tahun kelulusannya. Pemain terbaik.

Hal lain yang membuat tim asal Spanyol lebih berkembang karena kebijakan federasi sepakbola Spanyol (LFP).

Hebatnya karena LFP ini mewajibkan setiap klub divisi teratas memiliki tim B.

Tim B ini wajib direkrut agar bisa segera beradap tasi atmosfer kompetisi di kasta terbatas.

Wajar, bila tim seperti Barcelona atau Real Madrid selalu bisa memunculkan sejumlah pemain muda tiap tahunnya.

Lantas, menurut sahabat Blogger bagaimana dengan di Indonesia, apakah akan terus tertinggal?

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *