Berikut Penyebab Tim Spanyol Mendominasi 2 Tahun Terakhir
Unsplash/Marvin Ronsdorf

Tim Spanyol Mendominasi, Ini Penyebabnya

Diposting pada

Tak bisa dipungkiri dalam 2 tahun terakhir tim – tim sepak bola asal Spanyol mendominasi Liga Eropa.

Baik itu Liga Champions maupun Liga Europa semuanya melaju ke fase knock-out.

Berdasarkan catatan Opta, yang dilansir goal.com, Jumat (13/12/2019) untuk kali kedua dalam 4 tahun terakhir, seluruh kontestan asal La Liga Spanyol berhasil menempati babak gugur ini.

Rekor paling fantastis pada musim 2016/17. Semua wakil tim Spanyol mendominasi.

Hampir pada semua yang ikut berlaga di dua kompetisi Benua Biru ini, melaju ke babak knock-out.

Klub di kasta 1 pastinya Barcelona, Real Madrid, Valencia, dan Atletico Madrid pastinya tak ketinggalan sedangkan di kasta 2 ada Sevilla, Espanyol dan Getafe.

Bila ditotal ada 7 klub asal Spanyol musim 2019-2020 ini. Sebuah catatan rekor mentereng.

Kenapa bisa begitu, berikut penyebabnya?

Dikutip dari Goal.com, penelitian terakhir badan pusat statistik sepak bola dunia (IFFHS) membeberkan :

Salah satu penyebab tim Spanyol mendominasi hampir di semua kompetisi salah karena rupanya mereka menaruh perhatian besar pada akademinya.

Yang tentunya hal ini jauh berbeda dengan tim tim lainnya yang ada di negara lainnya. Misalnya, bila dibandingkan klub-klub asal Inggris, Italia, dan Prancis.

Dari sepuluh besar akademi sepak bola terbaik di dunia. Spanyol punya empat tempat. Sedangkan negara lainnya hanya ada dua diantaranya.

Malah ada negara yang tak punya akademi sepak bola sama sekali. Miris. Sangat miris.

Sebutlah di Spanyol itu ada sekolah sepak bola Valencia (peringkat sembilan), Atletico Madrid, (peringkat tujuh), Madrid (peringkat dua), dan Barca (peringkat satu).

Dan bila dirata-ratakan keempat klub ini sudah mencetak 7,56 pemain dalam setiap tahun kelulusannya. Pemain terbaik.

Hal lain yang membuat tim asal Spanyol lebih berkembang karena kebijakan federasi sepakbola Spanyol (LFP).

Hebatnya karena LFP ini mewajibkan setiap klub divisi teratas memiliki tim B.

Tim B ini wajib direkrut agar bisa segera beradap tasi atmosfer kompetisi di kasta terbatas.

Wajar, bila tim seperti Barcelona atau Real Madrid selalu bisa memunculkan sejumlah pemain muda tiap tahunnya.

Lantas, menurut sahabat Blogger bagaimana dengan di Indonesia, apakah akan terus tertinggal?

Tinggalkan Balasan