Suara Kader Golkar Terpecah, None-Appi Pegang KTA

Suara Kader Golkar Terpecah, None-Appi Pegang KTA. Berikut alasannya.

Partai Golkar sudah menetapkan pilihan untuk mengusung Paslon Imran Yasin Limpo – Zunnun Nurdin Halid pada Pilwalkot Makassar 2020.

Formulir B.1 KWK dari partai berlambang beringin ini, sudah diterima oleh Imran Yasin Limpo di Jakarta, Senin, 31 Agustus.

Meski begitu, suara kader Golkar pada Pilwalkot Makassar 2020 ini, hampir bisa dipastikan akan terpecah.

Pasalnya, kubu lawan dalam hal ini Munafri Arifuddin juga kini menjadi kader Golkar. Appi, panggilan akrab Munafri Arifuddin yang kali ini berpasangan dengan Abdul Rahman Bando, juga kini adalah kader Golkar. Dia sudah mengantongi kartu tanda anggota (KTA).

Bahkan KTA tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Roem Kono mewakili Ketua Umum Airlangga Hartarto, di Jakarta pada Rabu, 26 Agustus.

Pengamat Politik Unhas, Andi Ali Armunanto, mengatakan, potensi dualisme suara kader Golkar pada Pilwalkot Makassar 2020 ini sangatlah besar.

Suara Kader Golkar Terpecah karena Erwin Aksa

Terlebih, saat ini yang menjadi ketua pemenangan Appi-Rahman sendiri adakah Erwin Aksa yang juga adalah kader Golkar.

Erwin Aksa, kata Andi Ali, adalah kader Golkar yang memang tidak lahir dan besar dari Golkar Makassar, namun jaringan dan teman – teman Erwin sendiri di Golkar Makassar tak bisa dianggap enteng.

“Hal ini bisa diminimalisir, bila konsolidasi di internal Golkar Makassar bisa dijaga dengan baik. Kunci utamanya ada di Taufan Pawe. Mampukah dia menyatukan itu semua,” ujarnya, Senin, 31 Agustus.

Namun, kata Andi Ali, ini berat. Pasalnya, kubu penantang Nurdin Halid, banyak dari Kader Golkar Makassar dan masuknya Appi serta Erwin Aksa harus menjadi perhatian.

Sekretaris DPD II Golkar Makassar, Abdul Wahab Tahir, memastikan tak ada dualisme dukungan. Terlebih suara Kader Golkar Makassar akan terpecah.

Menurutnya, apa yang sudah diputuskan oleh DPP Golkar, adalah keputusan final dan harus dipatuhi. Utamanya, memenangkan None-Zunnun pada Pilwalkot Makassar 2020.

“Saya rasa konsekuensinya jelas dan saya yakin tidak ada yang akan membelok. Kita akan berjuang bersama None-Zunnun. Kami Sami’na Wa Atho’na,” janjinya.

Ketua Tim Appi-Rahman, Erwin Aksa, mengatakan, masukkan Appi menjadi kader Golkar adalah sesuatu hal biasa. Menurut Erwin, Golkar saat ini butuh banyak anak muda.

“Saya rasa semakin banyak anak muda yang masuk menjadi kader Partai Golkar itu baik. Karena memang Golkar saat ini butuh anak muda yang punya potensial apalagi ini era melenial,” kata Erwin.

Ditanya mengenai potensi arah dukungan partai dari None ke Appi, Erwin mengatakan, dalam partai ada yang namanya komunikasi politik dan hal ini, kata Erwin dia sudah bahas.

“Khususnya kepada pak Nurdin. Saya dengan pak Nurdin adalah saudara, sahabat. Beliau adalah mentor dan senior saya. Tiap hari berdiskusi. Kami sepaham dengan Pilwalkot Makassar ini,” tutupnya. (*)

Default image
Masmedia
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi
Articles: 728

Leave a Reply