Perusda Pinrang

Perusda Pinrang Merugi Tiap Tahun

Diposting pada

PINRANG — Perusahaan Daerah (Perusda) Pinrang merugi setiap tahun. Khususnya Perusahaan Daerah (Perusda) PD Karya.

Perusda satu ini tak lagi produktif. Tak lagi bisa diandalkan tambah pendapatan asli daerah (PAD). Sudah mau bangkrut.

Bayangkan, Perusda PD Karya ini sudah dikasi mengelolah sawah kurang lebih 42 Hektare. Malah hanya bisa setoran tiap tahun ke kas daerah Rp400 juta. Tidak rasional.

Dewanpe Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pinrang sudah melirik Perusda ini agar diaudit. Ditakutkan ada korupsi disitu alias ada upaya mau perkaya orang tertentu.

“Direksi yang ada sekarang sudah tidak mampu lagi berinovasi untuk memajukan perusahaan,” kata Ketua Komisi II Hastan Mattanette, Senin, 2 Desember.

Salah seorang penguasa di Pinrang yang enggan dituliskan namanya, menjabarkan, kalau mau realistis menghitung keuntungan dari hasil pertanian. sebenarnya, sangatlah sederhana.

Katakanlah, kita bisa panen dua kali dalam setahun. Sebutlah kita punya lahan 1 hektare. Hasilnya sekitar 80 karung. Kalau dijual itu bisa Rp500 ribu per karung.

“Hitung saja sendiri. Banyak kan. Itu hitungan kasar yah,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *