Menilik Pesatnya Perkembangan Kota Parepare, karena Wali Kota Parepare?

Dalam 5 tahun terakhir, Kota Parepare kian berkembang. Kota kelahiran Presiden RI ke-3, BJ Habibie (almarhum), ini perlahan menjadi pusat perhatian dunia. Perkembangan ini tak bisa dilepas dari peran wali kota Parepare.

Tak hanya publik yang tinggal di Sulawesi dan luar Sulawesi yang merasakan perkembangan ini. Tetapi, juga dari luar negeri seperti Jepang, Australia dan negara Eropa lainnya.

Baca Juga:

Buktinya mana peran wali kota parepare?

Tetapi, yang pasti dalam dua tahun terakhir ini sejumlah kapal pesiar dari Eropa sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare. Peran wali kota Parepare sangatlah besar.

Bahkan, belum lama ini, ada kapal pesiar dari Australia ingin sandar.

Hanya saja, karena isu Virus Corona terpaksa mereka dilarang.

Hal lainnya, yang kian terasa dan bersentuhan langsung dengan masyarakat Kota Parepare dan sekitarnya adalah semakin berkembangnya objek pariwisata.

Di kota yang terletak di tepi laut ini ada Kebun Raya Jompie.

Kebun raya seluas 13,5 hektare yang terletak sekitar 2,5 kilometer dari pusat kota Parepare dan saat ini terus dibangun fasilitasnya.

Bahkan, pada 2017 lalu, beberapa bangunan fisik, greenhouse, rumah paranet pembibitan, view deck, jalan dan taman tematik dibangun.

Bahkan, kini sudah ada taman tematik yaitu taman kering dengan konsep koleksi tanaman sukulen. Taman ini berkembang di masa wali kota Parepare, Taufan Pawe.

Atau yang mampu hidup di daerah panas, dan taman hias yang memiliki konsep untuk koleksi

tanaman-tanaman hias yang menarik dan mampu tumbuh di daerah panas.

Objek wisata Kota Parepare

Menilik Pesatnya Perkembangan Kota Parepare, karena Wali Kota Parepare?
Seorang pengunjung sedang duduk santai di Kebun Raya Jompie.

Dan tentunya, objek wisata yang paling terkenal dari kota dalam bahasa Bugis bermakna ‘Kain Penghias’ ini, adalah Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun.

Monumen perwujud cinta Bacharuddin Jusuf Habibie kepada istrinya Hasri Ainun Besari, ini kerap dijadikan persinggahan dan swafoto sejumlah wisatawan.

Baik dalam negeri maupun mancanegara. Bangunan ini didirikan pada 2015 lalu.

Mengenai pertumbuhan ekonomi Kota Parepare tentunya tak bisa pula disangkal.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare, bahkan belum lama ini sudah merilis pertumbuhan ekonomi Parepare pada 2019 lalu.

Kepala Kantor BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu mengatakan,

perekonomian Kota Parepare berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku 2019 mencapai Rp49,8 juta.

Kalau dibandingkan 2018, pendapatan ini tumbuh sebesar 8,4 persen. Kala itu hanya sebesar Rp45,94 juta. Bahkan, kalau dibandingkan kabupaten disekitarnya.

Ekonomi Kota Parepare

Ekonomi Kota Parepare menempati urutan kedua terbesar PDRB perkapitanya. Itupun di masa pemerintahan wali kota parepare, Taufan Pawe. Parepare hanya kalah dari Pinrang yang meraih Rp52,05 juta per tahun pada tahun 2019 lalu.

“Perekonomian atau ekonomi kota Parepare tiap tahun terus bertumbuh. Pada 2019 tumbuh sebesar 6,65 persen. Menguat dibandingkan tahun 2018 yakni sebesar 5,58 persen,” bebernya, belum lama ini.

Pertumbuhan ini, tentunya tak bisa dilepas dari terbukanya sejumlah lapangan usaha masyarakat. Dan semakin menggeliatnya usaha kecil menengah yang terus tumbuh di Parepare karena wali kota parepare, Taufan Pawe.

Orang nomor satu di kota parepare itu, terus komitmen untuk memajukan daerah ini dengan meningkatkan ekonomi kota parepare.

“Saat ini di Parepare didominasi lima lapangan usaha yaitu, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 16,09 persen, konstruksi 15,70 persen, real estat 9,91 persen, administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial wajib 9,14 persen dan jasa keuangan 8,32 persen. Meski begitu ekonomi kota parepare harus terus berkembang,” paparnya. (*)

Default image
Masmedia
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi
Articles: 728

Leave a Reply