PICT0164

Peremajaan Tumbuhan Murbei

PICT0164
Setelah beberapa tahun di tanam umumnya bikinan daun murbei akan menurun. Pertumbuhannya kurang baik, sehingga daun menjadi kecil-kecil. Tunas tumbuh kurang dari jumlah normal. Gejala ini memberikan bahwa murbei telah mulai tua. Untuk mengatasinya, dilaksanakan peremajaan, agar kembali didapatkan kemajuan yang baik dan segar, serta bikinan daun yang cukup.
Cara melaksanakan peremajaan pada tanaman murbei yakni dengan melakukan penyambungan setek. Mula-mula pilih setek yang mau digunakan untuk menyambung dengan panjang sekitar 10 cm, mempunyai satu mata tunas atau lebih. Selain itu, setek tumbuh lurus, masih segar dan tidak terdapat memar-memar atau bekas luka.
Penyambungan setek diawali dengan penggalian tanah di sekitar batang. Setelah itu, batang diiris 2 cm di atas pangkal akar. Kulit dibuka sebasar kulit batang yang akan ditempelkan secara hati-hati dan perlahan. Jangan hingga kulit batang terlepas. Jika kulit batang terlepas juga, dibentuk tajil kulit gres pada segi sebalahnya. Setelah itu, barulah setek sambungan dipasangkan pada bab dalam kulit yang terbuka. Sambungan ini mampu dipaku memakai paku kecil.
Selesai melaksanakan penyambungan, sambungan dipelihara dengan baik. Perawatan yang baik akan mempercepat munculnya tunas. Bila pemeliharaan dikerjakan dengan teratur, dalam waktu 4-5 bulan akan muncul daun pada flora yang gres diremajakan.
Ada cara peremajaan yang termasuk sungguh simpel. Sayangnya peremajaan ini lebih cocok dikerjakan pada tanaman murbei yang dipangkas sedang atau tinggi. Caranya, dari batang ibduk, diplih cabang yang tumbuh subur pada bab yang bersahabat dengan permukaan tanah. Cabang lain yang tumbuh kurang baik atau kurus dibuang. Cabang yang terpilih dipelihara. Dari cabang yang terpilih ini nantinya akan berkembang tunas dan cabang-cabang gres sebagai penerus dari batang renta sebalumya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *