6514310 20150113043115

Perbedaan Turbocharger Dan Supercharger – Blog Kiat Otomotif Kendaraan Beroda Empat Motor

Diposting pada
Advertisement

Turbocharger dan supercharger – baik itu supercharger atau turbocharger memiliki faedah yang serupa yakni memampatkan udara kedalam ruang materi bakar agar menemukan kompresi yang tinggi sehingga dengan tingginya kompresi diruang mesin ini akan menciptakan tenaga yang besar.

Namun demikian turbo dan supercharger ini juga memiliki beberapa perbedaan antara keduanya sehingga imbas atau hasil hasilnya juga sedikit memiliki perbedaan. Pada lazimnya bagian ini telah built in dari produsen , khususnya pada kendaraan beroda empat mobil kelas atas seumpama kendaraan beroda empat supersport.

perbedaan turbocharger dan supercharger

Namun kerap kali ada beberapa owner kendaraan yang menghendaki tenaga mesin mereka lebih besar sehingga mereka akan memodifikasi dan menyertakan kedua bagian aftermarket dari turbo ataupun supercharger.

Perbedaan supercharger dan turbocharger

Dari beberapa postingan kami lainnya yang pernah membahas baik antara turbocharger dan juga supercharger , ada beberapa perbedaan yang menonjol diantara kedua bagian ini , untuk pengenalan kedua bagian ini bisa apalagi dulu anda baca goresan pena kami lainnya di :

Mengenal apa itu turbochargerMengenal apa itu supercharger

Dan dari kedua mesin turbo diatas sanggup disimpulkan tentang perbedaannya dibawah ini.

1. Perbedaan tenaga aktivis turbin

Untuk kedua nya memiliki perbedaan utama yang sungguh menonjol yakni dari sisi tenaga aktivis turbinnya , turbocharger memakai tekanan udara dari sisa hasil pembakaran yang dikeluarkan lewat exhaust , sedangkan untuk mesin supercharger tenaga penggeraknya memakai energi putaran mesin , pada supercharger ini terdapat pulley aktivis yang nantinya dihubungkan ke crankshaf memakai drive belt.

Karena turbocharger ini memakai aktivis dari udara sisa pembakaran memunculkan udara yang panas yang mau dimasukkan kembali kedalam ruang mesin mesti didinginkan apalagi dulu memakai suatu intercooler agar tenaga yang dihasilkan mesin menjadi optimal dan tidak terjadi lag.Begitu pula dengan supercharger , sebab tenaga penggeraknya berasal dari putaran mesin , memunculkan tenaga yang dihasilkan akan merata baik itu do putaran bawah hingga putaran atas.

2. Kontruksi mesin turbo

Untuk mesin turbocharger memiliki kontruksi yang sederhana diantaranya yakni rumah turbo atau housing , turbin , poros turbin dan wastegate. Untuk kontruksi dari supercharger ini sedikit lebih rumit sebab adanya penambahan pulley , drive belt , gear , poros turbin dan juga turbin. Dari tonase keduanya , supercharger memiliki bobot yang lebih berat daripada turbocharger.

3. Responsivitas tenaga mesin

Karena tenaga yang diinginkan oleh mesin tuebocharger ini berasal dari tekanan gas buang mesin , memunculkan terjadinya jeda waktu untuk memutar turbin dengan optimal sehingga terasa gas kendaraan beroda empat seumpama lemot diawal tarikan , itulah kehabisan yang biasa di mesin turbocharger. Namun walaupun demikian turbocharger ini lebih ekonomis materi bakar dibandingkan supercharger. Sedangkan untuk supercharger tenaga yang diinginkan untuk menggerakkan turbin yakni berasal dari putaran mesin , maka responsivitas tenaga yang dihasilkan oleh supercharger ini rata baik saat diputaran rendah ataupun putaran atas.

4. Resiko kerusakan mesin

Dalam kecepatan tinggi turbin dari mesin turbocharger ini bisa terputar sebanyak 150.000 putaran per menit sehingga hal ini memerlukan metode pelumasan yang sungguh bagus , jikalau tidak poros turbin akan cepat aus. Maka dari itu perlu kehati hatian dalam mematikan mesin kendaraan beroda empat yang memakai turbocharger. Untuk keselamatan seharusnya diusulkan memasang alat yang berjulukan turbo timer yang berfungsi selaku pengaman agar turbo tidak cepat rusak. Sedangkan untuk mesin supercharger tidak demikian.

5. Tingkat efisiensi materi bakar mesin

Dari perbandingan keduanya , turbocharger memiliki efisiensi penggunaan materi bakar yang tinggi sebab untuk menggerakkan turbin cuma mempergunakan tekanan udara dari gas buang yang notabene tidak digunakan lagi. Sedangkan supercharger sungguh tidak efisien untuk digunakan sebab tenaga aktivis supercharger berasal dari putaran poros engkol , secara otomatis beban mesin menjadi bertambah besar mengingat bagian supercharger ini sanggup menyerap setidaknya 1/3 dari seluruh total tenaga poros engkol. Walaupun memang pada putaran atas tenaga yang dihasilkan dari supercharger ini sungguh signifikan tentu akan berimbas pada konsumsi materi bakar yang tinggi pula.

Baca juga : Kelebihan turbo intercooler dibandingkan turbo biasa

Nah itulah tadi beberapa perbedaan yang ada pada supercharger dan turbocharger , mudah-mudahan bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

Gambar Gravatar
Salah seorang pakar di bidang kesehatan dan juga praktisi lingkungan dan sosial. Sudah berpengalaman beberapa tahun dan kini masih aktif terus menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan.