8 Negara yang Terpapar Xenophobia, karena Pengertian Xenophobia adalah
Photo: cuoi.tuoitre.vn

8 Negara yang Terpapar Xenophobia, karena Pengertian Xenophobia adalah

Diposting pada

Pengertian xenophobia adalah?

Xenophobia jadi viral di Twitter pada Rabu (20/1/2021) bersama Jisoo BLACKPINK. Beberapa fans Jisoo keluarkan tagar #ProtectJisoo dan #XenophobiaIsNotAJoke. Jadi xenophobia adalah?

Dilansir dari situs Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Xenophobia adalah perasaaan tidak suka (takut, khawatir) pada orang asing atau suatu hal yang belum dikenali atau kedengkian pada yang serba asing.

Kata Xenophobia mulai dipakai saat orang Yunani dan Romawi Kuno memakai kepercayaan mereka jika budaya mereka lebih baik dari lainnya. Bahkan juga, dengan itu mereka benarkan ada perbudakan.

Baca Juga: 

Dilansir dari Very Well Mind, contoh sikap Xenophobia adalah perlakuan diskriminasi, kekerasan, dan genosida. Hal tersebut yang terkait sama seperti yang pernah berlangsung saat perang dunia 2, sampai genosida di Kamboja.

Contoh terkini Xenophobia adalah yang berlangsung di Amerika, yaitu diskriminasi ke orang turunan Timur tengah (Islamofobia) dan sikap Xenophobia pada imigran Meksiko dan Latin. Bahkan juga, wabah COVID-19 tingkatkan laporan Xenophobia pada beberapa orang turunan Asia Timur dan Asia Tenggara di penjuru dunia.

Menurut Cambridge Dictionary, xenopbohia adalah ketaksukaan atau ketakutan berlebihan pada orang asing, tradisi istiadat, atau agama, dan sebagainya (extreme dislike or fear of foreigners, their customs, their religius, etc).

Xenophobia adalah arti luas yang bisa diimplikasikan pada ketakutan apa saja pada seorang yang lain dari kita. Perseteruan pada orang luar kerap kali adalah reaksi pada rasa takut.

Xenofobia kerap bertumpang-tindih dengan wujud prasangka lain seperti rasisme dan homofobia, tapi ada ketidaksamaan penting. Bila rasisme, homofobia, dan wujud diskriminasi yang lain didasari pada karakter tertentu, xenofobia umumnya berakar pada pemahaman, anggota golongan luar ialah orang asing.

 

 

8 Negara yang Terpapar Xenophobia, karena Pengertian Xenophobia adalah
Photo: Twitter/ClubSeries​

Apa xenofobia merupakan masalah psikis? Hal ini masih jadi bahan diskusi.

Very Well Mind memberitakan, walau xenofobia bisa dideskripsikan dengan bermacam langkah, sinyal pertanda seseorang terpapar xenofobia adalah:

  1. Berasa tidak nyaman di seputar beberapa orang yang tergolong dalam “barisan” yang lain.
  2. Bekerja keras untuk menghindar dari tempat tertentu.
  3. Menampik bersahabat sama orang lain karena hanya warna kulit, metode memakai pakaian, atau factor external yang lain.
  4. Kepelikan menyikapi supervisor dengan serius atau terkait dengan rekanan satu team yang tidak terhitung dalam barisan ras, budaya, atau agama yang serupa.

Banyak orang xenofobia tidak betul-betul fobia. Sebaliknya, arti itu kerap dipakai untuk memvisualisasikan beberapa orang yang mendiskriminasi orang asing dan pendatang.

Orang yang ekspresikan xenofobia adalah umumnya yakin, budaya atau bangsanya lebih baik, mau menghindari imigran dari komunitasnya, serta kemungkinan bertindak yang menimbulkan kerugian mereka yang dipandang seperti orang luar.

Xenophobia sudah berperanan dalam membentuk histori manusia sepanjang beberapa ribu tahun. Orang Yunani dan Romawi kuno memakai kepercayaan mereka jika budaya mereka lebih baik untuk benarkan perbudakan seseorang.

Banyak negara di penjuru dunia mempunyai riwayat sikap xenofobia pada orang asing dan imigran.

Xenophobia adalah perlakuan diskriminasi, kekerasan, dan genosida di penjuru dunia, di anttaranya pernah terjadi di:

  1. Holocaust Perang Dunia II
  2. Penahanan orang Jepang-Amerika sepanjang Perang Dunia II
  3. Genosida Rwanda
  4. Genosida Holodomor di Ukraina
  5. Genosida Kamboja
  6. Contoh terkini di Amerika Serikat terhitung diskriminasi pada beberapa orang turunan Timur tengah (kerap dikatakan sebagai “Islamofobia”) dan sikap xenofobia pada imigran Meksiko dan Latin.
Langkah Mengenal Ketidaksamaan di antara Ketakutan dan Fobia adalah sebagai berikut:

Apa Xenophobia adalah Masalah Psikis?

Xenophobia adalah tidak dikenal selaku masalah psikis dalam Manual Diagnostik dan Statistik Masalah Psikis (DSM-5). Tetapi, beberapa psikiater dan psikolog sudah merekomendasikan jika rasisme dan prasangka yang ekstrim harus dianggap selaku permasalahan kesehatan psikis.

Sebagian orang memiliki pendapat, misalkan, prasangka wujud ekstrim harus dipandang seperti subtipe dari masalah delusi.3 Penting untuk dicatat jika mereka yang memberikan dukungan pemikiran ini memiliki pendapat jika prasangka cuman jadi patologis bila memunculkan masalah yang berarti dalam kekuatan seorang untuk berperan di kehidupan setiap hari.

Baca Juga: Anime Wallpaper, Keren, Lucu, Romantis dan Imut

Sejumlah profesional lain memiliki pendapat jika mengategorikan xenofobia atau rasisme selaku penyakit psikis akan membuat permasalahan sosial jadi klinis

Ada dua type khusus xenofobia:

Xenofobia budaya:

Tipe ini menyertakan penampikan object, adat, atau lambang yang berkaitan dengan barisan atau berkebangsaan lain. Jadi Xenophobia adalah meliputi bahasa, baju, musik, dan adat yang lain berkaitan dengan budaya.

Xenofobia imigran:

Tipe ini menyertakan penampikan beberapa orang yang tidak dipercaya oleh pribadi xenofobia dalam warga ingroup. Jadi Xenophobia adalah bisa meliputi penampikan orang dari agama atau berkebangsaan yang lain dan bisa ke arah pada penindasan, perseteruan, kekerasan, serta genosida.

Kemauan menjadi sisi dari satu barisan menyebar luas — dan analisis yang kuat dengan barisan tertentu bahkan juga menjadi sehat.5 Tetapi, hal tersebut dapat memunculkan keraguan pada mereka yang dipandang tidak patut.

Ialah lumrah dan kemungkinan secara perasaanah pengin membuat perlindungan kebutuhan barisan dengan hilangkan teror pada kebutuhan itu.

Sayang, pelindungan alami ini kerap kali mengakibatkan anggota satu barisan menghindar atau bahkan juga serang mereka yang dipandang berlainan, walau sesungguhnya mereka benar-benar tidak memunculkan teror yang syah.

Negara yang warganya terpapar Xenophobia imbas pandemi covid-19:
  1. Australia
  2. Hong Kong
  3. Indonesia
  4. Italia
  5. Jepang
  6. Malaysia
  7. Prancis
  8. Singapura

Daftar Negara yang warganya terkena Xenophobia adalah:

  1. Australia

Pada tanggal 26 Januari 2020, dua media massa paling besar di Australia mengeluarkan judul informasi khusus yang provokatif. Judul khusus Herald Sun yang mengeluarkan bunyi, “pandamonium virus Tionghoa,” salah mengeja “pandemonium”

Dan menyentuh panda asli Tiongkok, sesaat judul khusus Daily Telegraph Sydney yang mengeluarkan bunyi “Beberapa anak Tiongkok tinggal di dalam rumah.”

Salah satunya akibatnya karena judul khusus ini ialah tuntutan lebih dari 51.000 tanda-tangan yang tuntut keinginan maaf.

Di supermarket Woolworths Supermarkets di Port Hedland, Australia Barat, seorang memberikan laporan satu kejadian di mana seorang anggota staff dihapus dan menampik masuk di konsumen setia yang nampaknya turunan Asia, mengakui itu untuk menahan penebaran virus corona baru.

Seorang saksi untuk kejadian itu membuat aduan yang ditegakkan oleh Woolworths yang memverifikasi jika anggota staff sudah lakukan kekeliruan, mohon maaf atas peristiwa itu dan menjelaskan jika mereka melakukan penyidikan penuh atas kejadian itu.

2. Hong Kong

Tenno Ramain, satu tempat makan mi Jepang di Hung Hom, malas layani beberapa konsumen setia Tiongkok dataran.

3. Indonesia

Satu demonstrasi berlangsung di luar hotel di Bukittinggi, Sumatra Barat menampik kehadiran beberapa pelancong dari Tiongkok sebab kecemasan akan ada penyebaran virus corona.

4. Italia

La Repubblica memberikan laporan jika direktur konservatori musik berprestise Roma Santa Cecilia, Roberto Giuliani, membatalkan pelajaran dari semua “murid berdarah Oriental.

(Korea, Tionghoa, Jepang, dengan Korea selaku barisan paling besar yang terpengaruh)” sebab virus korona, walau sejumlah besar murid ialah imigran Italia angkatan ke-2 yang tidak mempunyai jalinan dengan negara peninggalan mereka.

5. Jepang

Di Jepang, tagar #ChineseDon’tComeToJapan (Tionghoa tidak boleh tiba ke Jepang) sedang viral di Twitter.

Server dalam suatu restaurant di Ito, satu kota Jepang di semenanjung selatan Tokyo, terdaftar berteriak pada orang wisatawan “China! (Tiongkok) Keluar!” Seorang wanita Tionghoa, sebagai sasaran pekikan itu, selekasnya tinggalkan restaurant.[25]

Satu toko gula di Hakone, Prefektur Kanagawa menempatkan sinyal ofensif yang larang masyarakat beretnis Tionghoa masuk, menggerakkan warganet asal Tiongkok untuk boikot toko itu.

6. Malaysia

Satu tuntutan di Malaysia yang mengatakan supaya masyarakat dari Tiongkok dilarang masuk negara itu mengakui jika “virus baru itu menyebar luas di penjuru dunia sebab pola hidup tidak higienis [mereka]”.

Tuntutan disampaikan diberi tanda tangan oleh nyaris 500.000 orang dalam kurun waktu satu minggu.

7. Prancis

Media massa Prancis Le Courrier Picard tampilkan seorang wanita Asia kenakan masker di halaman mukanya di hari Minggu 26 Januari 2020 dengan judul “Waspada Kuning”.Media massa itu memiliki editorial yang dengan judul “Bahaya Kuning Baru”.

Publisitas itu mendapatkan hujatan dari masyarakat turunan Asia di Prancis yang mencetus tagar #JeNeSuisPasUnVirus (berarti #SayabukanVirus).

Seorang wanita yang menyebutkan dianya Forky menulis di Twitter, “Tidak seluruhnya orang Asia ialah orang Tionghoa.

Tidak seluruhnya orang Tionghoa terlahir di Tiongkok dan tidak seluruhnya orang berada di sana. Orang Asia dengan batuk tidak mempunyai #koronavirus. Olehnya itu Xenophobia adalah sesuatu yang bisa ditepis.

8. Singapura

Seorang masyarakat Singapura mengatakan tuntutan daring yang mengatakan supaya pemerintahan Singapura untuk beberapa waktu larang masyarakat Tiongkok untuk masuk Negeri Singa. Tuntutan itu diberi tanda tangan oleh 25.000 masyarakat Singapura.

Selanjutnya Nonton: Film One Piece, Link Streaming Episode 957 Sub Indo

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi