Pengertian manajemen dan kepemimpinan
Dok. Pribadi

Pengertian Manajemen dan Kepemimpinan Dicampur

Pengertian manajemen dan kepemimpinan sering dicampur aduk.

Pengertian “memimpin” dirumuskan sebagai satu dari banyak hal yang harus dikerjakan oleh para manajer secara perorangan.

Para manajer harus merencanakan, mengorganisasi, menulis dan membuat laporan,

membuat catatan dan melakukan sejumlah hal yang tidak memerlukan hubungan langsung dengan orang lain.

Walaupun, ketika seorang manajer sedang mencoba mempengaruhi orang lain dalam rangka mencapai tujuan organisasi,

pada saat itu sesungguhnya dia juga scdang memimpin.

Pengertian kepemimpinan yang digunakan disini adalah satu dari kegiatan manajemen yang paling kritis.

Kenyataannya, jenis kegiatan inilah yang pertama kali terpikirkan ketika anda membayangkan seseorang yang sedang dalam proses me”manage” organisasinya.

Pengertian “manajemen ” dan ”kepemimpinan” juga sering dicampur aduk.

Penelitian terhadap prilaku para manajer senior yang berhasil, menunjukkan bahwa mereka menggunakan 70-90% waktunya untuk berhubungan langsung dengan orang lain.

Kenyataannya, tampaknya memang ada hubungan langsung antara jumlah waktu yang digunakan untuk berkomunikasi dengan efektifitas kerja seorang manajer.

Semakin banyak waktu yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain, 86° makin efektif seorang manajer.

Kita biasanya mengartikan kepemimpinan terutama scbagai arus kekuasaan organisasi yang bergerak dari puncak hirarki ke bagian terbawah.

Ternyata, kepemimpinan pun bergerak dari bawah ke atas dan ke samping. Perhatikan berikut ;

model hasil rekaan Bill Onken yang membuatnya terkenal mcelalui lokakarya “Manajemen Waktu“nya yang populer.

Pada model tersebut, sang manajer (dalam ha) ini anggaplah diri anda scndiri), benda pada lingkaran pusat,

dengan orang-orang yang berperan kunci dalam pdlaksanaan tugas-tugas anda

digambarkan berada di sekeliling mengitari anda, bagai suatu rangkaian molekul mengelilingi inti atom.

Lihat, di atas anda adalah “Boss” atau atasan Iangsung anda.

Disebelah kiri dan kanan adalah teman sejawat anda, manajer lain yang ada di

dalam manpun diluar organisasi anda dan berhubungan dengan anda dalam kedudukan yang sejajar.

Di bagian bawah adalah orang-orang (bawahan) yang melapor kepada anda sebagai atasan mereka.

Anda harus mempengaruhi mereka semua, agar mereka mau dan mampu bekerja demi tujuan organisasi,

dan proses mempengaruhi itulah yang disebut “kepemimpinan”.

Penulis :

Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Jakarta

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *