Korban Tewas Sementara Gempa Bumi di Sulteng Capai 384 Orang

Diposting pada

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Gempa Bumi di Sulteng dan korban gempa Palu sudah mencapai 384 orang terhitung Sabtu (29/8) siang.

Gempa Bumi di Sulteng

“Jumlah 384 orang meninggal dunia, ini hanya yang di Palu, belum yang di Donggala,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (29/9).

Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik 3,1 SR Guncang Parepare

Sutopo menyebut saat ini para korban ditangani oleh beberapa rumah sakit si Palu, seperti Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Samaritan, dan Rumah Sakit Wirabuana. Saat ini proses evakuasi masih dilakukan oleh BNPB dan Tim Sar Gabungan. BNPB memperkirakan jumlah korban masih akan terus bertambah, kata Sutopo.

“Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah karena masih dalam proses evakuasi. Belum semua korban yang ditemukan bisa diidentifikasi di rumah sakit,” lanjutnya.

Puluhan hingga ratusan orang diperkirakan belum dievakuasi dari reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa berkekuatan 7,4 skala Richter yang memicu Tsunami di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Video Detik-detik Kekuatan Gempa di Banten M 6,9

DONASI

BNPB mencatat kebanyakan orang yang meninggal itu adalah korban gempa. Hotel Roa-Roa di Palu juga ambruk hingga rata dengan tanah akibat gempa 7,4 skala Richter itu.

Sementara itu, BNPB belum dapat memastikan informasi mengenai kerusakan dan korban gempa di Donggala, Gempa Bumi di Sulteng karena akses yang masih sulit. (fhr/asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *