Karate-Sepak Takraw Terbanyak Sumbang Atlet di Sulsel Prima

MAKASSAR — Sebanyak 205 atlet sudah dinyatakan lolos seleksi Sulsel Prima, proyeksi PON 2020 di Papua. Terbanyak dari cabang olahraga karate dan sepak takraw.

Wakil Ketua Umum III KONI Sulsel, Musakkir menyebut, karate sebanyak 24 atlet dan sepak takraw 17 atlet. Karate diantaranya, ada nama Nadya Baharuddin, Muh Gibran, dan Andi Firdayanti S. Sedangkan di sepak takraw diantaranya, Maria Lince Massang dan Sarlina.
“Kini sisa dibuatkan SK untuk mengikuti program pembinaan Sulsel Prima yang sudah dibuat,” ucapnya, Senin, 19 Maret.
Musakkir menambahkan, ketiga terbanyak yang dinilai mampu menyumbangkan atlet dari cabor pencak silat. Sebanyak 14 atlet. 
“Setelah ini, kini giliran pelatih yang akan kita seleksi untuk nantinya mendampingi atlet yang lolos,” sambungnya.
Adanya proses penyeleksian pelatih, kata Musakkir, tak lain karena saat ini masih saja ada pelatih yang belum mengerti program pelatihan yang sesuai standar nasional.
“Pelatih juga perlu diseleksi. Sebab, apa yang mau diberikan ke atlet kalau tak paham teori pembinaan. Sukses tidaknya atlet tak bisa dilepas siapa pelatihnya,” terangnya.
Pelatih Pencak Silat Sulsel, Ahmad Sidik Maulana, mengaku mengapresiasi atletnya yang berhasil lolos program Sulsel Prima.
Ia pun menyebut atlet yang lolos dari cabornya seperti, M Ashadi Alif Anugrah Alif dan Baso Ridwanto di kategori madya. Lainnya di kategori pratama, ada Nurul Ismi, Rangga Andika, Nurfika Rahayu, dan Muh Ikbal Ansyary.
“Adapun yang tak lolos jangan berkecil hati. Teruslah berlatih. Ada banyak turnamen yang bisa diikuti menunjukkan kualitas kalian,” ujarnya. (*) 
Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *