Harga Umbi Porang Per Kilo 2021

Harga buah porang perkilo Anjlok, Banyak Petani Merana

Tanaman porang atau porang tanaman tengah populer di kelompok petani. Karismanya makin melesat sesudah disebut Presiden Jokowi sebagai bahan pangan masa datang.

Dikutip dari Di antara, Selasa (31/8/2021), harga porang berbentuk umbi sekarang sekitar Rp 6.500 sampai Rp 7.000 per kg. Harga porang merujuk pada harga di Madiun Jawa Timur yang disebut sentral porang di Tanah Air (harga porang perkilo).

Cari tahu juga tentang; harga porang di lampung, harga porang basah per kilo 2020, harga buah porang perkilo 2021, harga porang kering, harga porang jatuh, harga porang maret 2021, harga tanaman porang liar, harga porang di pt. ambico

Harga buah porang perkilo atau Harga umbi porang yang saat ini Rp 6.500 per kg itu, tinggal separuhnya dari tahun kemarin yang capai Rp 13.000 per kg. Keadaan itu membuat petani tidak untung.

“Keinginannya ada dasar harga porang, baik bibit sampai panen. Rugi besar, khususnya untuk petani pemula. Karena, harga bibit saat membeli mahal, dan cocok panen jeblok,” tutur salah satunya petani porang asal Dusun Klangon, Kecamatan Saradan di Madiun.

Pihaknya akui terkejut dengan jebloknya harga panen komoditas export unggulan itu. Yaitu, sampai 50 % dari harga awalnya.

Karenanya, petani tanaman porang di Kecamatan Saradan pilih tunda panen porangnya di tempat sekitaran 1.500 hektar. sebab memang harga buah porang perkilo memang benar-benar anjlok.

“Mudah-mudahan pemerintahan dapat cari jalan keluar untuk dasar harga porang,” sambungnya.

Petani porang yang lain, Kolis, mengutarakan hal sama. Untuk mengakali harga porang yang turun, petani coba menjualnya berbentuk chip.

Untuk membikin chips porang tanaman, umbi porang sesudah panen diiris-iris tipis-tipis ukuran sekitaran 1 cm dengan alat khusus. Kemudian, potongan porang itu dijemur sepanjang sekian hari sampai kering buat hilangkan kandungan air.

Sesudah kering prima, chips porang siap dipasarkan ke pengepul untuk disetor ke pabrik dan dibuat jadi tepung porang.

“Harga panen umbi porang awalnya capai Rp 10.000 per kg. Tetapi, saat ini harga buah porang perkilo kini sudah turun ke harga Rp 7.000 per kg (harga porang perkilo),” tutur Kolis.

Sudah diketahui, porang sudah jadi komoditas bintang di Kabupaten Madiun untuk di-export ke Jepang, China, dan beberapa negara yang lain.

porang itu di-export berbentuk olahan chips (potongan tipis) kering, yang harga sekitaran Rp 55.000 per kg. Disamping itu berbentuk tepung porang yang harga jualnya dapat capai Rp 100.000 sampai Rp 150.000 per kg.

Karena benar-benar ekonomis, banyak masyarakat di beberapa wilayah yang menanam porang. Hal tersebut kelihatan dari trend peningkatan luas tempat sepanjang 5 tahun paling akhir.

Di Kabupaten Madiun misalnya, pada 2016 di Kabupaten Madiun ada 1.484 hektar tempat porang tanaman. Satu tahun selanjutnya semakin bertambah jadi 1.536 hektar dan pada 2018 capai 1.568 hektar.

Pada 2019 luas tempat tanaman porang alami kenaikan mencolok jadi 3.465 hektar. Selanjutnya, tahun 2020 semakin bertambah jadi selebar 5.363 hektar, dan bisa saja semakin bertambah.

Porang di Kalimantan

Harga buah porang perkilo anjlok Hal yang sama terjadi di Kalimantan Selatan. Ketua Federasi Petani porang Kalsel, Joni Sulistianto, benarkan jika harga porang sekitar Rp 7.000 per kg.

“Harga umbi basah saat ini range Rp 7000 per kg. Dan untuk chip kering (export) Rp 60 ribu per kg,” kata Joni Sulistianto diambil dari Tribunenews.

Diterangkan ia, saat ini untuk Kalsel, peluasan budidaya 2021 benar-benar Mengagumkan. Ditambah di Balangan beberapa teman petani benar-benar bernafsu untuk tanam porang.

Hasil panen porang tanaman banyak di-export ke Jepang. Di Kalsel sendiri, telah ada perusahaan yang siap beli hasil panen petani.

Dibanggakan Jokowi

Awalnya, Presiden Jokowi minta peningkatan komoditas pertanian terus diperlebar buat memacu roda ekonomi dari bidang itu.

porang menjadi satu diantara komoditas pertanian yang disuruh Jokowi untuk diperkembangkan secara serius. Komoditas ini dipandang berpotensi peningkatan yang besar sekali.

“Pekan lalu saya menyaksikan yang bernama porang, ini menjadi komoditas baru yang memberinya nilai lebih untuk petani,” kata Jokowi dalam ajang Rakornas Pengaturan Inflasi 2021, 25 Agustus 2021 kemarin.

porang benar-benar saya anggap di depan paling prospektif, pasarnya masih besar,” lebih ia.

Oleh karena itu, selainnya jaga produksi komoditas itu, Jokowi memberikan instruksi supaya porang terus diperkembangkan hingga bisa hasilkan produk dengan nilai lebih.

“Baik berbentuk kosmetik, berbentuk beras, atau makanan yang lain,” tutur ia.

Dengan masih menyebarnya wabah, bidang pertanian dipandang perlu dipertingkat kembali kwalitasnya agar membuat nilai lebih.

Karena, pertanian menjadi satu diantara bidang yang bisa tumbuh positif di tengah-tengah pelemahan ekonomi karena wabah.

Hal tersebut terefleksikan dengan masih tumbuhnya produk lokal bruto (PDB) bidang pertanian pada kwartal I-2021 dan kwartal II-2021, masing-masing sejumlah 2,95 % secara year on year (yoy) dam 0,38 % yoy.

“Saya percaya di kwartal III bidang pertanian masih tetap tumbuh lebih bagus kembali, karena kekuatan pasar tetap besar sekali, baik dalam negeri atau untuk export ke luar,” kata Jokowi.

Untuk memberinya nilai lebih pada ekonomi nasional, komoditas-komoditas pertanian masih perlu peningkatan selanjutnya, hingga menjadi produk yang lebih berharga.

“Kita harus serius mengolah ini, tidak cuma untuk tingkatkan nilai ganti petani dan kesejahteraan petani, tapi untuk hasilkan sebuah lompatan, hingga bidang pertanian mempunyai kontributor yang makin besar dalam menggerakan mesin kemajuan ekonomi,” sebut Jokowi.

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *