Mobil Bekas Murah

Mobil Bekas Murah, Pria Ini Rela Jual Mobil Pribadinya Hanya Demi Beli Masker

Diposting pada

Tak mau dibilang kerja setengah-setengah. Rachmat, bahkan turun langsung membagikan APD yang jauh hari dipesan dan kini sudah tiba dirumahnya itu. Hasil dari jual mobilnya itu. Hasil dari menjual mobil bekas miliknya itu dengan harga yang terbilang sangat murah.

Baca Juga: Mengapa Dikatakan Hari Ibu, Bukan Hari Perempuan?

Di APD itu, ada masker Sensi dan masker N95, juga alkohol dua jerigen. Kata Racmat, jumlahnya masih sedikit baru sekitar 125 buah. Barangnya, sementara dipesan lagi. Jumlahnya sama. 125 buah juga.

Khususnya masker, merek Sensi dan N95. Awalnya, dia membagikan sebanyak 50 buah disebar di sekitar Lapangan Andi Makkasau kepada sejumlah warga yang sering mangkal di lingkungan ini.

Ada tukang becak juga polisi serta warga lainnya yang kebetulan berjualan di sekitar lapangan ini. Selebihnya, ada yang dibagi-bagikan pula ketetangganya dan disejumlah tempat di Parepare.

Terkhusus untuk 2 jerigen alkohol, disumbangkan ke RSUD Andi Makkasau Parepare, ditambah 20 buah masker N95. Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeny Sari bahkan yang langsung menerimanya, Selasa, 31 Maret.

“Ini murni panggilan hati nurani saya. Semoga melalui ini, bisa menyelamatkan nyawa orang,” harapnya.

Bila ditaksir, sejauh ini mungkin sudah 25-30 juta semua yang sudah keluar dari kantong pribadi Racmat. Murni dari uang pribadinya.

Ficer : Pria Parepare Ini Rela Jual Mobil Bekas Murah Milik Pribadi Demi Beli MaskerFoto : Dok. Pribadi

Terlepas dari niat mulia ini. Yang sebenarnya sedikit mengganggu bagi penguasa kece ini, ada beberapa segelintir orang yang mencapnya mau cari sensasi doang. Padahal, tidaklah seperti itu. Menurutnya, mereka sebenarnya hanya melihat dipermukaan saja.

“Yang buat saya miris sebenarnya, ada beberapa orang yang sudah bilangin saya hoaks. Tukang PHP (pemberi harapan palsu). Ini gara-gara mobil yang mau saya jual, awalnya batal dibeli orang,”

Padahal, kata Rachmat, bukan dia yang membatalkan untuk menjual mobilnya. Tetapi, pembelinya itu yang tiba-tiba batal membeli dan terenduslah kabar saya PHP. Mobil Bekas yang hendak dijualnya itu pun dengan harga murah, terpaksa dibatalkan dan mencari pembeli lainnya yang berminat.

“Asli, saya sangat dongkol lho pak. Tetapi, saya ikhlas kok. Maklumi saja. Mungkin, orangnya memang begitu. Semoga tercerahkan-lah,” sesalnya.