Doa Kumail dan Keutamaan Mengamalkannya

KISAH - Kumail Dan Doa Nabi Khidhir

Doa Kumail beserta maknanya telah diajarkan oleh Imam Ali AS kepada Kumail bin Ziyad Nakha’i dan dihadiahkan langsung kepadanya?

Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal, doa ini diberikan oleh Imam Ali AS kepada Kumail pada suatu malam usai selesai duduk bersama sahabat-sahabatnya.

Tersingkapnya doa ini, ketika dalam majelis tersebut salah seorang dari sahabat Imam Ali AS bertanya tentang apa tafsir dari ayat: “Fiha yufraqu kullu amrin hakim,” (Surah al-Dukhaan:4).

Imam Ali AS pun menjelaskan bahwa, Ayat itu tentang Nisfu Sya’ban dan demi Allah, orang yang memohon kepada-Nya pada malam itu dan membaca Doa al-Khidhir, maka doanya pasti akan diakabulkan.

Dan usai pertemuan. Semua sahabat pun bubar. Ketika Imam Ali pulang ke rumahnya malam itu juga, Kumail rupanya menyusulnya.

Melihat Kumail, Imam Ali AS lalu bertanya. “Apakah keperluan kamu ke mari?”

Dengan nada lembut, Kumail lalu berkata. ” Ya, Amirul Mukminin, apakah itu Doa al-Khidhir?”

Keutamaan Doa Kumail

Imam Ali AS pun lalu mengatakan, Ya Kumail, apabila doa ini dibaca setiap malam Jumat, maka bisa melepaskanmu dari kejahatan dan kamu akan ditolong Allah serta diberi rezeki.

Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal, sebelum Kumail diajarkan doa ini. Imam Ali AS mempersilahkan Kumail duduk dan berkata,

“Aku akan membacakan doa untukmu. Bacalah pada setiap malam Jumat.”

Menurut Allamah al-Majlisi ra, Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib meminta kepada Kumail, agar doa ini dibaca setiap malam Nisfu Sya’ban dan malam Jumat.

Sebab doa ini sanggup melawan musuh dan membuka pintu rezeki serta mengampuni dosa. Dan perlu diketahui, bahwa Syeikh Thusi dan Sayid Ibnu Thawus ra, juga telah menukil doa ini.

Siapakah Kumail bin Ziyad Nakha’i?

Kumail adalah salah seorang sahabat Imam Ali AS. Dia adalah Wali Kota Hait kala Imam Ali AS menjadi khalifah sekitar tahun 35-40 Hijriah.

Menurut sejarah, Kumayl syahid sekitar tahun 83 Hijrah. Kala itu usianya 90 tahun di masa kediktatoran Hajjaj bin Yusuf al-Tsaqafi. Kumayl dimakamkan di Tsaubah, terletak di antara Najaf al-Asyraf dan Kufah, Iraq.

Mengenai bacaan doanya bisa merujuk pada tautan di ini : KLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *