Doa Kumail dan Keutamaan Mengamalkannya
Doa Kumail dan Keutamaan Mengamalkannya

Doa Kumail dan Keutamaan Mengamalkannya

Doa Kumail beserta maknanya telah diajarkan oleh Imam Ali AS kepada Kumail bin Ziyad Nakha’i dan dihadiahkan langsung kepadanya? Berikut ini akan dibeberkan keutamaannya.

Cari tahu juga doa kumail pdf, kesesatan doa kumail, buku doa kumail, download doa kumail, doa kumail menurut ahlussunnah, manfaat doa kumail, hukum membaca doa kumail, bacaan doa kumail

Apa Itu Mahzab Syiah dan Golongan-golongannya?

Doa Kumail dan Keutamaan Mengamalkannya

Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal, doa ini diberikan oleh Imam Ali AS kepada Kumail pada suatu malam usai selesai duduk bersama sahabat-sahabatnya.

Tersingkapnya doa ini, ketika dalam majelis tersebut salah seorang dari sahabat Imam Ali AS bertanya tentang apa tafsir dari ayat: “Fiha yufraqu kullu amrin hakim,” (Surah al-Dukhaan:4).

Imam Ali AS pun menjelaskan bahwa, Ayat itu tentang Nisfu Sya’ban dan demi Allah, orang yang memohon kepada-Nya pada malam itu dan membaca Doa al-Khidhir, maka doanya pasti akan diakabulkan.

Kenapa Syiah Disebut Kafir?

Dan usai pertemuan. Semua sahabat pun bubar. Ketika Imam Ali pulang ke rumahnya malam itu juga, Kumail rupanya menyusulnya.

Melihat Kumail, Imam Ali AS lalu bertanya. “Apakah keperluan kamu ke mari?”

Dengan nada lembut, Kumail lalu berkata. ” Ya, Amirul Mukminin, apakah itu Doa al-Khidhir?”

Keutamaan Doa Kumail

Imam Ali AS pun lalu mengatakan, Ya Kumail, apabila doa ini dibaca setiap malam Jumat, maka bisa melepaskanmu dari kejahatan dan kamu akan ditolong Allah serta diberi rezeki.

Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal, sebelum Kumail diajarkan doa ini. Imam Ali AS mempersilahkan Kumail duduk dan berkata,

“Aku akan membacakan doa untukmu. Bacalah pada setiap malam Jumat.”

Menurut Allamah al-Majlisi ra, Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib meminta kepada Kumail, agar doa ini dibaca setiap malam Nisfu Sya’ban dan malam Jumat.

Sebab doa ini sanggup melawan musuh dan membuka pintu rezeki serta mengampuni dosa. Dan perlu diketahui, bahwa Syeikh Thusi dan Sayid Ibnu Thawus ra, juga telah menukil doa ini.

Siapakah Kumail bin Ziyad Nakha’i?

Kumail adalah salah seorang sahabat Imam Ali AS. Dia adalah Wali Kota Hait kala Imam Ali AS menjadi khalifah sekitar tahun 35-40 Hijriah.

Menurut sejarah, Kumayl syahid sekitar tahun 83 Hijrah. Kala itu usianya 90 tahun di masa kediktatoran Hajjaj bin Yusuf al-Tsaqafi. Kumayl dimakamkan di Tsaubah, terletak di antara Najaf al-Asyraf dan Kufah, Iraq.

Mengenai bacaan doanya bisa merujuk pada tautan yang ada di masmedia.xyz

Manfaat doa kumail

Kelompok ilmuwa Islam yakin kalau kebolehan doa kumayl punyai hilir ledak nuklir, suatu doa yang dapat mendatangkan persfektif anyar perihal Allah, manusia, dan bagaimana selayaknya kita mengartikan agama.

Doa ini dapat bikin kawan akrab mendalami mengapa Husein, cucu Nabi berbicara, “Butalah orang yang tisak memandang Tuhan di antara ke-2  matanya”.

Doa ini juga memandu kawan akrab mendalami mengapa Ali bin Abi Thalib pernah berbicara,” Saya tidak menyembah Tuhan yang gak kusaksikan”.

Dahsyatnya doa kumayl dapat buat kawan akrab ikhlas dan siap hadapi pasang kering kehidupan, gak perduli kawan akrab hidup atau mati terbunuh, miskin atau kaya, sehat atau terbujur di dalam rumah sakit.

Kumayl bin Ziyad Nakha’i merupakan kawan dekat opsi Imam Ali AS. Di saat Imam Ali AS memerintah, (35-40H), Kumayl dlantik jadi wali kota Hait.

Dia pada akhirnya menjumpai kesyahidannya di tahun 83 pindah dalam umur 90 tahun atas perintah penguasa zalim, Hajjaj bin Yusuf al-Tsaqafi.

Kumayl dikebumikan di sebuah tempat namanya Tsaubah, yang berada antara Najaf al-Asyraf dan Kufah, di Iraq.

Doa Kumayl ini sudah diberikan oleh Imam Ali AS terhadap Kumayl RA. Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal,histori ini dikatakan oleh Kumayl:” Dalam suatu hari, saya duduk di mushola Basrah bersama Maulana Amirul Mu’minin Ali AS membahas soal Nisfu Sya’ban.

Di saat diberikan pertanyaan perihal ayat,” Fiha yufraqu kullu amrin hakim,” (Surah al-Dukhaan:4), Imam Ali AS berkata bahawa ayat ini terkait Nisfu Sya’ban; orang yang beribadat pada malam itu, tidak tidur, dan membaca Doa Hadrat Hidhr AS dapat diterima doanya.”

“Di saat Imam Ali pulang ke tempat tinggalnya, pada malam itu, saya susulinya. Memandang saya, Imam AS menanyakan,” Apa kebutuhan anda kemari?” Jawab saya, ” Saya kesini untuk mendapati Doa Hadrat Hidhr.”

Imam mempersilahkan saya duduk, sembari berkata,” Ya Kumayl, kalau anda mengingat doa ini dan membacanya tiap-tiap malam Juma’at,cukup itu untuk melepas anda dari kejahatan, ada dapat dibantu Allah, dikasih rizki, dan doa ini dapat dimakbulkan. Ya Kumayl, lama waktunya pertemanan dan perkhidmatan anda, sebabkan anda dik.

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *