Danny Pomanto: Appi Merupakan Seseorang Kesatria

Danny Pomanto: Appi Merupakan Seseorang Kesatria

MAKASSAR – Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto serta Munafri Arifuddin muncul dalam diskusi yang dipimpin Rosiana Silalahi bertajuk Program Rosi di Kompas Televisi.

Awal mulanya Rosi mengaku sangat takut dengan keadaan Pilkada di Kota Makassar. Memandang tingginya temperatur politik sepanjang penerapan kampanye.

Tetapi kesimpulannya Rosi mengaku salut dengan Pilkada Kota Makassar. Sebab telah menampilkan keadaban dalam berdemokrasi.

Baca Juga: Di Era Disrupsi Danny Ajak Rival Berkolaborasi

Spesialnya kepada Calon Wali Kota Munafri Arifuddin alias APPI yang berani mengakui kekalahan.

Mengapa Appi ingin mengumumkan kekalahannya? Tanya Rosi.

“Hitungan internal kami sudah menunjukkan tidak mungkin dikejar. Kami putuskan dan dengan cepat nyatakan, artinya memperlihatkan bahwa pilkada telah selesai,” kata Appi
Semakin cepat mengakui, akan semakin cepat meredam pergolakan di masyarakat. Menghindari perpecahan di masyarakat berkepanjangan.

Tidak terdapat lagi warga Makassar yang terkotak- kotak sebab pilkada. Tidak terdapat lagi pendukung 1, 2, 3, serta 4. Seluruh kembali melebur.

” Kita wajib perlihatkan itikad baik. Mencari wujud terbaik pemimpin Makassar 5 tahun ke depan,” kata Appi.

Sehabis memandang informasi internal di war room posko pemenangan Appi- Rahman. ” Merekalah yang terbaik diseleksi rakyat Kota Makassar sebagai Wali Kota,” kata Appi.

Appi mengaku timnya mau Makassar senantiasa kondusif. Seluruh wajib merangkul buat membantu Wali Kota terpilih membangun Makassar.

Baca Juga: Debat Calon Walikota Makassar, Danny-Fatma Tak Persoalankan Lokasi

Gimana asumsi Danny Pomanto? Sambung Rosi.

” Inilah metode orang Makassar menuntaskan perkara. Para petarung ini merupakan kesatria. Pak Appi merupakan seseorang kesatria,” ungkap Danny.

Bagi Danny, seluruh calon yang bertanding di Pilkada sangat menyayangi Makassar.

” Kami cinta masa depan Makassar,” kata Danny.

Pak Appi, kata Danny, sudah memperlihatkan wujud kecintaannya kepada Makassar.

” Rasa hormat dari kami, keluarga, serta seluruh sukarelawan,” kata Danny.

Danny mengaku, suasana dikala ini merupakan sejarah buat Makassar. Untuk bersama- sama membangun Makassar.

” Kami hendak senantiasa memohon nasehat kepada 3 calon lain. Visi misi kami masih butuh perkuatan,” kata Danny.(**)

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *