Cara Menanam Porang dengan Baik dan Benar

Tanaman porang kini sudah menjadi primadona sejumlah pengusaha dan petani. Hal ini dikarenakan harga jualnya yang mahal. Selain itu, cara menanam porang juga terbilang sangatlah mudah.

Baca Juga: Takalar Ekspor 50 Ton Porang ke Vietnam

Meski begitu, sebelum menanam tanaman yang kini jadi komiditi ekspor tersebut ada beberapa hal yang kiranya harus diperhatikan. Pasalnya, bila sembarangan ditaman tak bisa menghasilkan dengan baik pula.

Apalagi bila mengharapkan umbi yang kualitas ekspor. Hal tersebut tentunya tak diharapkan. Olehnya itu, cara menanam porang yang baik dan benar harus diketahui sebelum benar-benar memutuskan bercocok tanam salah satu tanaman umbi-umbian ini.

Pada dasarnya, Porang adalah tanaman asli daerah tropis. Porang paling suka tumbuh di atas tanah yang memiliki kelembaban suhu di antara 25 – 35 derajat celcius serta curah hujan 1.000 – 1.500 mm.

Baca Juga: Budidaya Porang Layak Dikembangkan di Sidrap

Tempat tumbuh yang optimal untuk tanaman porang adalah yang berada diketinggian 100-600 Mdpl. Selain itu harus didukung dengan intensitas cahaya antara 60 – 70 persen.
Adapun kondisi tanah sebaiknya ditanam di atas tanah yang berstekstur lempung berpasir yang tentunya pula bersih dari alang-alang dan memiliki ph netral antara 6-7.

Cara Menanam Porang :

1. Persiapan Lahan

Hal pertama dan utama sebelum menanam Porang adalah mencari lokasi. Hal ini penting agar Porang yang kita tanam bisa menghasilkan umbi yang besar dan masuk kualitas ekspor.

Seperti apa lahan yang baik itu?

Lahan yang baik menurut sejumlah pakar adalah lahan terbebas dari gulma dan saat melakukan penanaman lahan harus dibajak singkal dan jangan lupa menggemburkan tanahnya.

Setelah itu, hal yang harus dilakukan sebelum menanam adalah membuat guludan di lahan tersebut sepanjang 50 sentimeter (cm). Serta menyiapkan liang tanam yang berjarak dengan lebar 25 cm dan tinggi 50 cm atau bisa juga 25 x 60 cm.

Sebaiknya sebelum di tanam, lubang yang sudah dibuat tadi diberi pupuk kompos dan sekam. Ini agar supaya Porang bisa tumbus subur.

Apabila Porang hendak ditanam di lahan yang miring, maka media tanam tak usah diolah lagi. Cukup membuat lubang saja dan langsung menanamnya.

2. Persiapan bibit porang

Perihal selanjutnya yang wajib dicermati dalam menanam Porang merupakan ialah dengan mencari bibit yang bermutu ekspor ataupun bermutu baik. Bibit yang baik itu adalah yang diseleksi dari umbi bupil sehat.

Umumnya, kebutuhan bibit per satuan luas sangat tergantung pada tipe bibit yang dipakai serta jarak tanam. Dengan persentase jarak tanam 1 m×0, 5 meter.

Pada tiap kurun waktu 4 tahun, tumbuhan porang bisa menghasilkan bunga yang tumbuh jadi buah ataupun biji. Dalam 1 tongkol buah dapat menghasilkan 250 butir yang dapat dijadikan bibit porang dengan memakai metode semai.

Rincian persiapan bibit Porang

  • Umbi: 1. 500 kilogram(20- 30 buah/ kilogram)
  • Biji: 300 kg
  • Bupil: 350 kilogram(+170- 175 buah/ kilogram)
Cara memilah bibit Porang:
    • Memilih anakan porang yang memiliki usia kira- kira satu tahun serta memiliki pertumbuhan sehat dan tumbuhan produktif.
    • Bilas umbi dari tanah di bagian akar- akarnya.
    • Simpan bibit pada ruangan ataupun tempat teduh sampai waktu penanaman.
    • Upayakan satu umbi hanya untuk satu tumbuhan porang.

Leave a Reply