Budidaya Porang Layak Dikembangkan di Sidrap

Budidaya tanaman porang potensial dikembangkan di Sidrap. Sayang, saat ini belum begitu dilirik petani.

Baca Juga: Berapa Harga Porang? Kini Capai Rp300 Ribu Per Kg

Saya sendiri mau. Tapi tak punya lahan. Terlebih modal. Kasian. Kasian.

Jadinya, saya hanya bisa menulis saja. Siapa tahu besok-besok ketibang rezeki. Bisa bercocok tanam porang juga.

Atau menjadi pengumpul hasil panen Porang ini. Semoga saja. Ia. Amiin kan saja.

Saya masih percaya. Ada tangan-tangan Tuhan yang akan selalu menghampiri kita. Menyapa kita disaat-saat mengalami keterpurukan.

Baca Juga: Harga Porang di Makassar Per Kilo Saat Ini

Sejuah ini. Sebenarnya tanaman Porang ini Tak diliriknya petani. Pasalnya, tanaman ini memang masih kurang disosiologikan. Baik dari pemerintah begitu pula pengusaha.

Padahal, tanaman ini punya pangsa pasar yang sangat besar. Malah bisa diekspor. Tetapi, tak banyak petani yang tahu.

Beruntung di Sidrap. Ada budidaya porang yang coba dikembangkan Syaharuddin Alrif. Wakil Ketua DPRD Sulsel.

Kemarin, Tim dari Kementerian Pertanian RI bahkan sudah meninjau lokasi perkebunan Porang yang terletak, di Bendoro, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap ini, Rabu, 5 Februari.

“Sebenarnya kebun ini hadir sebagai percontohan saja. Yah, semoga bisa membuka pola berpikir petani bahwa menanam tanaman pangan ini sebenarnya sangat mudah dan memiliki nilai ekonomi tinggi,” kata Syaharuddin Alrif.

Baca Juga: Cara Menanam Porang dengan Baik dan Benar

Adapun, tim kementerian yang hadir ini yaitu, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Amiruddin Pohan.

Amiruddin didampingi Kadis Pertanian dan Tanamam Pangan Sidrap, Azis Damis, Ketua DPRD Sidrap, Ruslan dan sejumlah Anggota DPRD partai NasDem Sidrap.

Amiruddin berharap, kedepan lebih banyak petani lagi dirangkul untuk membudidayakan tanaman ini. Apalagi, pemerintah pusat memang lagi gesit-gesitnya untuk mengembangkannya.

Baca Juga: Takalar Ekspor 50 Ton Porang ke Vietnam

“Tanaman porang ini sebenarnya sudah bertahun-tahun ditanam, tetapi masih kurang petani yang tahu,” bebernya.

“Saya rasa sisa pendampingan dari semua pihak agar kualitas semakin baik kepada petani,” sela Aziz Damis, Kadis Pertanian Sidrap disela kunjungan.

Sekadar informasi. Ini adalah salah satu liputan saya di Kabupaten Sidrap. Naskah ini sebelumnya sudah terbit di koran tempat saya bekerja saat ini.

Terimakasih atas kunjungan Anda di blog pribadi saya. Salam hormat para Blogger. Sehat selalu. Jaga kesehatan.

Default image
Masmedia
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi
Articles: 728

Leave a Reply