beda domain dan hosting
beda domain dan hosting

Beda Hosting dan Domain serta Contoh Domain

Beda hosting dan domain domain adalah, beli domain dan hosting, harga hosting dan domain, contoh hosting, domain dan hosting murah, domain dan hosting adalah, contoh domain dan hosting, apakah yang dimaksud domain dan hosting berikan masing-masing 3 contoh

Simak Apa Beda Hosting dan Domain Di Bawah Ini

Hosting dan domain sebagai dua istilah yang tidak asing di dunia web. Untuk kamu yang ingin membuat web sendiri, baik itu untuk kepentingan website, portofolio, atau kepentingan yang lain, penting untuk kamu untuk ketahui kedua istilah ini.

Istilah hosting dan domain memang sering digunakan bersamaan, tapi tentu saja kedua istilah ini mempunyai pemahaman dan peranan yang lain. Kurang lebih, apa saja ya beda hosting dan domain? Yok, kita baca ulasannya berikut ini!

Apa itu Hosting?

Menjelaskan Beda Hosting dan Domain tentunya harus diulas satu per satu.

Hosting sebagai tempat untuk simpan beberapa data seperti photo, video, database, dan yang lain. Hosting yang dipakai untuk simpan data yang ada pada sebuah web dikenal juga sebagai situs hosting.

Selainnya berperan untuk simpan data, situs hosting berperan untuk jaga supaya web kita tetap online dan dijangkau oleh pemakai sepanjang 24 jam.

Ada 2 tipe hosting yang biasa ditemui, yaitu shared hosting dan cloud hosting. Shared hosting mengarah pada service hosting yang bisa dipakai oleh beberapa web sekalian.

Karena dipakai secara bersamaan, karena itu kecepatan shared hosting ini dapat terbagi-bagi dengan pemakai lain. Keunggulan dari shared hosting ini sudah pasti berada pada ongkosnya yang lebih dapat dijangkau, karena dipakai secara bersamaan.

Baca Juga Website Gratis Selamanya Untuk Bisnis

Selainnya shared hosting, ada juga cloud hosting. Cloud hosting sendiri mengarah pada service hosting yang tersambung lewat cloud berbasiskan internet.

Keunggulan cloud hosting ini berada dalam jumlah server-nya yang dapat semakin dari 1 biji saja. Dengan demikian, ketika berada salah satunya server yang down, server yang lain menjadi backup atau cadangan sampai server barusan kembali berperan dengan normal.

Panduan Pilih Hosting

Untuk kamu yang ingin pilih service hosting, kamu harus memperhatikan banyak hal berkaitan service hosting.

Kamu harus cari tahu lebih dulu info berkaitan bandwidth, disk ruang, dan beberapa hal yang lain yang disiapkan oleh penyuplai service hosting. Sesudah kamu ketahui info tersebut, kamu dapat mencocokkannya dengan keperluanmu.

Pakai service hosting dengan detail yang sesuai keperluan website-mu. Bila detailnya terlampau rendah, website-mu akan sering alami down.

Bila detailnya terlampau tinggi, karena itu kamu dapat alami rugi karena ongkosnya yang mahal. Oleh karenanya, kamu harus pastikan jika service hosting yang kamu tentukan sesuai keperluan website-mu.

Baca Juga 7 Web Hosting Gratis Terbaik Untuk Webs di Indonesia

Apa itu Domain?

Secara simpel, domain sebagai alamat dari satu web yang terdiri dari nama web dan ekstensinya. Domain yang dipakai di antara sebuah web dengan web yang lain jangan persis sama ya, rekan-rekan.

Oleh karenanya, jika nama domain yang kamu harapkan telah digunakan oleh faksi lain, kamu harus cari nama domain yang lain yang belum dipakai oleh siapa saja.

Jalan keluar yang lain jika kamu masih tetap ingin memakai nama web tersebut untuk cari ekstensi yang belum dipakai oleh faksi lain.

Ekstensi dalam Domain

Kita kemungkinan telah akrab dengan beberapa ekstensi domain, seperti.com,.co.id,.id, dan.net. Namun, masih banyak tipe ekstensi yang lain di luaran sana, seperti.org,.edu, dan beberapaya.

Tidak sekedar hanya berlainan penulisan, beragam jenis ekstensi ini mempunyai harga yang lain keduanya.

Misalkan saja, ekstensi.com mempunyai harga yang tambah murah dibanding ekstensi yang lain.

Disamping itu, ekstensi.co.id mempunyai harga yang tambah mahal dan cuman dapat dipakai jika penuhi persyaratan tertentu.

Sesudah tentukan nama domain yang kamu harapkan, janganlah lupa untuk mendaftarkannya pada perusahaan penyuplai service domain atau domain registrar ya, rekan-rekan.

Kamu harus mendaftar nama domainmu supaya nama domain tersebut tidak dapat dipakai kembali oleh faksi lain.

Di Indonesia sendiri, kamu dapat menyaksikan domain registrar yang ada lewat web Pengurus Nama Domain Internet Indonesia atau PANDI, yang disebut tubuh pengurus nama domain yang di Indonesia.

Itulah beda hosting dan domain, rekan-rekan. Sesudah ketahui perbedaan tersebut sekarang kamu telah lebih siap untuk mengeluarkan dan membuat web kamu dech sendiri!

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *