Riwayat Berdirinya Bank Sulselbar, Bank Sulselbar Bantu Korban Bencana Angin Kencang

Diposting pada

Riwayat Berdirinya Bank Sulselbar –┬áBank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) ini hari genap berumur 61 Tahun. Awalnya, BPD Sulselbar sudah alami seringkali penggantian nama.

Hal Penting diketahui: bank sulselbar makassar, rekrutmen bank sulselbar, bank sulselbar terdekat, website bank sulselbar, kepanjangan bank sulselbar, bank sulselbar online, pinjaman bank sulselbar, e learning bank sulselbar

Bank yang dibangun di Makassar di tanggal 13 Januari 1961 ini namanya PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara (PT BP Sulselra). Ini Sesuai Akte Notaris Raden Kadiman di Jakarta No. 95 tanggal 23 Januari 1961.

Di tahun yang serupa persisnya 13 Juli, berdasar Akte Notaris Raden Kadiman No. 67 tanggal 13 Juli 1961 PT BP Sulselra ganti nama jadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara (PT BPD Sulselra).

Rentenir Online Langsung Cair, Daftar Pinjaman Online Resmi

Berdasar Peraturan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara No. 002 tahun 1964 tanggal 12 Februari 1964, nama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara diganti jadi Bank Pembangunan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Tenggara bermodal dasar Rp250.000.000.

Dengan pemisahan di antara Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan dengan Propinsi Tingkat I Sulawesi Tenggara, karena itu kelanjutannnya Bank ganti nama jadi Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (BPD Sulsel).

Di tahun 1993, dengan lahirnya Peraturan Daerah No.01 tahun 2993 dan penetapan modal dasar jadi Rp25 miliar, BPD Sulsel sah dengan status perusahaan daerah (PD).

Tahun 2003, kembali keluar peraturan daerah No. 13 tahun 2003 mengenai Peralihan Status Bentuk Badan Hukum Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dari PD jadi PT.

Bank Sulselbar Berubah Status

Dengan Modal Dasar Rp650 miliar, tahun 2004, Bank Sulsel pada akhirnya dengan status Perseroan Terbatas. Ini sesuai legitimasi akte pendirian PT dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berdasar Surat Keputusan No. C-31541.HT.01.01 tanggal 29 Desember 2004 mengenai Legitimasi Akte Pendirian Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dipersingkat Bank Sulsel, dan sudah dipublikasikan pada Informasi Negara Republik Indonesia No. 13 tanggal 15 Februari 2005, Tambahan No. 1655/2005.

Di tanggal 10 Februari 2011, sudah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang sudah dilakukan secara circular resolution dan Keputusan RUPS LB itu sudah disepakati secara bundar oleh beberapa pemegang saham.

Keputusan RUPS LB itu sudah dibuatkan aktenya oleh Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, SH dengan Akte Pengakuan Mengenai Keputusan Beberapa Pemegang Saham sebagai Alternatif Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Bank Sulsel, Nomor 16 Tanggal 10 Februari 2011. Di mana dalam Akte itu beberapa pemegang saham memilih untuk mengganti nama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (PT Bank Sulsel) jadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (PT Bank Sulselbar).

Pinjaman 5 Menit Cair Tanpa Ribet yang Diawasi OJK

Berkantor pusat di jalan Dr. Ratulangi No. 16 Makassar, mempunyai Misi Jadi Bank Kebanggaan dan Opsi Khusus Membuat Teritori Timur Indonesia. Bank Sulselbar berkemauan untuk memberi rasa senang ke warga dengan sediakan produk yang bersaing dan berharga tinggi dan service yang berkualitas. Bank Sulselbar berkemauan menjadi bank of choice warga dalam penuhi keperluan akan service dan jasa perbankan dimana saja kami ada. Bank Sulselbar berkemauan menjadi pasar leader yang sediakan service dan jasa perbankan yang berkualitas di Teritori Timur Indonesia dan ikut serta berperan aktif dalam pembangunan di Teritori Timur Indonesia.

Sekarang ini Bank Sulselbar mempunyai 39 kantor cabang, dengan 6 kantor cabang valas dan 64 kantor kas yang menyebar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi barat.

 

Bank Sulselbar Bantu Korban Bencana
Bank Sulselbar Bantu Korban Bencana
Rahab rumah warga di Kabupaten Sidrap

Bank Sulselbar Bantu Korban Bencana-Bantuan kepada korban bencana angin kencang terus berdatangan. Kali ini datang dari pihak Bank Sulselbar.

Bantuan tersebut disalurkan tak hanya di Parepare. Tetapi juga korban yang terdampak di Sidrap, Pinrang, dan Enrekang.

Kepala Cabang (KC) PT Bank Sulselbar Parepare, A Dhamis M Hamid membeberkan, bantuan ini diantaranya berupa seng dan tenda serta bantuan lainnya. Bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Survey Online Indonesia yang Terbukti Membayar

“Kita berharap dengan adanya bantuan ini bisa memberikan manfaat khususnya kepada korban bencana alam,” harapnya, Jumat, 10 Januari.

Kepala Cabang Bank Sulselbar Sidrap, Subagio membeberkan, terkhusus di wilayahnya saat ini pihaknya sementara membantu korban bencana yang rumah roboh pasca di terjang angin kencang.

“Kami kerjasama dengan pihak TNI dan Polri. Begitu juga dengan Pemerintah daerah,” bebernya.

Dengan adanya bantuan ini, pihak PT Bank Sulselbar berharap memberi berkah di HUT ke-59 tahun hadirnya bank berplat merah tersebut.