Budidaya Porang, Apa Porang Itu dan Kenapa Porang Mahal? Karena Ini!
Budidaya Porang

Budidaya Porang, Apa Porang Itu dan Kenapa Porang Mahal? Karena Ini!

Budidaya Porang, Apa Porang Itu dan Kenapa Porang Mahal? Karena Ini! – Saat ini tanaman porang sudah menjadi komiditi ekspor. Tumbuhan jenis umbi-umbian tersebut mulai dikembangbiakkan oleh sejumlah petani di Indonesia. Lantas sebenarnya, Porang itu apa dan apa saja manfaat dari tumbuhan tersebut.

Cari tahu juga mengenai tanaman porang liar, gambar tanaman porang, jenis tanaman porang, manfaat tanaman porang dan harganya, harga porang jatuh, jenis porang yang mahal, ekspor porang, budidaya porang

Baca Juga Manfaat Porang untuk Kesehatan, Khasiat dan Manfaat

Budidaya Porang

Selain itu, apa yang sebenarnya melatarbelakangi kenapa cukup mahal dibandingkan dengan tanaman jenis umbi lainnya?

Yah, salah satu penyebabnya adalah karena merupakan barang ekspor. Tetapi tentunya tak hanya itu, namun juga tak bisa dilepas dari khasiat atau manfaatnya.

Apa Porang Itu?

Budidaya Porang Amorphophallus muelleri adalah nama latin dari Porang. Tanaman ini juga biasa disebut iles-iles atau jenis umbi-umbian.

Tanaman ini sebenarnya merupakan tumbuhan asli daerah tropis. Termasuk suku atau famili Iles-iles.

Umbinya bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan, perindustrian, dan obat-obatan.

Sebenarnya, hampir sama dengan sama tumbuhan Talas. Yakni sama-sama mengandung kristal kalsium oksalat. Kristal ini bisa menimbulkan rasa gatal, tetapi bisa dihilangkan melalui proses pabrikasi.

Tumbuhan porang juga kerap disebut tumbuhan yang mirip dengan suweg atau walur. Namun, mempunyai ciri ciri tersendiri.

Pada dasarnya, tumbuhan ini adalah tanaman jenis umbi. Mempunyai buah atau pentol (bubil) pada setiap cabang tangkainya. Memiliki batang halus. Memiliki daun berbentuk bintang agak lebar serta agak tebal dan kaku. Di bagian daging umbi pada umumnya berwarna kuning.

Manfaat Budidaya Porang

Tanaman ini kini tak hanya dibudidayakan, di desa Klangon Saradan, Kabupaten Madiun, namun mulai bisa kita temukan disejumlah daerah di Indonesia.

Porang manfaatnya sangat banyak. Yakni bisa dijadikan atau diolah menjadi tepung. Selain itu banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kosmetik dan mie ramen.

Selain itu juga untuk campuran makanan serta mie ramen dan pengental juga lem.

Bahkan tanaman ini bisa digunakan menjadi bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang.

Manfaat lainnya adalah karena tumbuhan ini mengandung banyak glucomannan berbentuk tepung maka bisa digunakan menjadi aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental.

Lebih hebatnya lagi. bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan komponen pesawat terbang.

Manfaat Porang Yakni :

  • Sebagai bahan baku tepung.
  • Bahan buku kosmetik.
  • Bahan baku penjernih air.
  • Bisa dibuat lem
  • Bahan baku komponen pesawat

Baca Juga:

Tanaman ini sudah menjadi primadona disejumlah kalangan. Tak hanya petani namun jura para pengusaha.

Kisah sukses seorang petani membudidayakan tanaman ini atau budidaya porang pernah sangat viral di media. Petani tersebut tinggal di Desa Kepel, Jawa Timur. Dia menjadi miliader karena bisnis ekspor.

Dan sejauh ini banyak di ekspor Jepang, Korea, dan Tiongkok atau Cina. Mereka mengolahnya menjadi komiditi yang bisa kembali dijual dengan harga yang lebih mahal.

Pada 2018 lalu ekpor tanaman ini sudah mencapai Rp11,31 miliar atau total dari 254 ton. Data ini berdasarkan Badan Karantina Pertanian.

Negara tujuan ekspor yakni ke Jepang, Vietnam, Tiongkok, dan Australia serta negara lainnya di dunia. (*)

Selanjutnya: Cara Menanam Porang dengan Baik dan Benar

Jenis porang yang mahal

Berikut beberapa ciri jenis budidaya porang yang mahal dan sebaiknya memperbandingkan tanaman porang dengan 4 tanaman yang lain yang kerap rancu dipersamakan di atas.

Sebenarnya dapat di sebut jika kian tua usia tanaman serta kian subur tanahnya jadi ukuran umbi akan kian besar. Beberapa ciri umbi tanaman porang misalnya:

  1. Miliki serat yang lembut
  2. Miliki daging umbi yang memiliki warna kuning rada oranye
  3. Miliki permukaan yang lembut serta tak ada bintil-bintil
  4. Mempunyai kandungan glukomanan
  5. Umumnya, umbi tanaman porang yang dipanen hanya umbi yang mempunyai bobot lebih dari 2 kg. Umbi yang beratnya masih tidak cukup dari 2 kg serta memiliki ukuran kecil jadi akan selalu didiamkan untuk dipanen di tahun sesudah itu.
  6. Tanaman porang hasilkan bunga yang berupa serupa terompet serta memiliki warna merah muda saat mekar. Bunga porang akan tampak saat musim penghujan serta tumbuh didukung oleh tangkai kecil dengan tinggi di antara 20 cm sampai 30 cm.

Jadi sebaiknya pilihlah bibit porang yang bagus dan berkualitas, agar harga porang yang ditanam berkualitas pula. Tak bisa dipungkiri kini tanaman porang liar kian diburu oleh banyak orang karena kualitasnya.

Porang tak memiliki tipe spesifik, tetapi ada empat tanaman yang serupa tepat porang sampai susah terbedakan.

Buat pemula yang membudidayakan porang atau budidaya porang, kemungkinan akan tertipu dari wujud daun, tangkai, serta yang lain. Empat tanaman sama porang salah satunya, yakni:

  • Suweg (Amorphophallus campanulatus forma hortensis)
  • Walur (Amorphophallus campanulatus forma sylvestris)
  • Iles-iles puti (Amoraphophallus variabilis)
  • Blodor

FAQ

Bagaimana caranya menanam porang?

Untuk langkah menanam porang di tempat terbuka, membersihkan dahulu lahannya dari gulma lalu dibajak singkal atau kerjakan proses penggemburan tempat. Kemudian buat guludan serta lubang tanam pada jarak 25 x 50 cm atau 25 x 60 cm. Tambah pupuk kompos serta sekam di tiap-tiap lubang tanam untuk memaksimalkan perkembangan.

Berapa hari idealnya umbi porang dipanen oleh beberapa petani?

Saat ini, umbi Porang dapat dipanen dalam kurun 6 bulan saja. Tanaman yang mempunyai kandungan glucomannan ini banyak memiliki faedah.

Budidaya porang itu apa?

Porang yakni tanaman yang berguna menjadi pangan serta bahan baku industri kosmetik serta beberapa obat. Harga tanaman porang bisa sampai Rp 10.000 per kg bisa ringan ditanamkan serta diperbudidayakan. Sampai keuntungan yang didapatkan dari budidaya porang sampai beberapa puluh juta sampai miliaran rupiah.

Berapa lama menanam porang?

Studi Tehnik Budidaya Porang. Budidaya porang dapat dijalankan dengan secara generatif atau vegetatif. Kebanyakan, habiskan waktu lebih kurang sepanjang empat tahun supaya dapat berbunga serta mendatangkan satu biji.

Berapa cm jarak tanam porang?

Kalau bibit datang dari umbi karena itu penting dibentuk lubang tanam sama ukuran 60 x 60 x 45 cm, jarak di antara lubang tanam 90 x 90 cm. Kalaupun tanaman porang didesain untuk mendatangkan ubi berkuran kecil-sedang, karena itu jarak antara lubang tanam dikurangkan jadi 60 x 60 cm.

Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *