Bantuan UMKM Parepare Tembus Rp1 Miliar

Diposting pada

Bantuan UMKM Parepare

PAREPARE – Pemkot Parepare pada APBD 2019 ini menyiapkan anggaran sebanyak Rp1 miliar lebih untuk Bantuan UMKM Parepare. Anggaran ini belum disalurkan.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disnaker Kota Parepare, Andi Heri Baso Rahim mengatakan, perlu mengkaji ulang UMKM yang layak mendapat bantuan ini dan mana yang tidak. Sebab, tak sedikit yang kini sudah tak aktif lagi.

“UMKM di sini ada ribuan. Yah, diantaranya banyak tak aktif lagi. Bantuannya haruslah tepat sasaran,” ujarnya, Sabtu, 13 Juli.

Baca Juga: Digitalisasi UMKM Pulihkan Perekonomian Nasional

Meski belum disalurkan, kata Heri, para pelaku usaha tak perlu khawatir tak bakal mendapatkan bantuan. Karena kalau memang aktif pasti bisa mendapatkan bantuan.

“Ada tenaga profesional juga dari provinsi membantu kita untuk meninjau para pelaku usaha ini. Layak tidak dapat bantuan,” ungkapnya.

Heri pun membeberkan, dana hibah bantuan UMKM Parepare ini sebenarnya meningkat dibandingkan pada 2018 lalu yang hanya Rp700 juta lebih dan diantaranya sudah sukses menembus pameran produk olahan kreatif pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Juli 2018 lalu.

Baca Juga: UMKM Go Digital, Digitalisasi Majukan UMKM

Pendamping UKMK Sulsel wilayah Parepare, Eva Mustika, mengatakan saat ini sudah ada beberapa UKMK yang ia data dan betul diantaranya sudah tak aktif lagi

“Kita survei sekaligus melakukan pembinaan seefektif mungkin. Mana aktif mana yang tidak lagi,” bebernya.

Buktinya, kata Eva, seperti pada Desember 2018 lalu. Ada 69 kelompok UMKM Parepare menerima bantuan usaha. Ada bantuan etalase dan gerobak, alat servis elektronik, mesin jahit, usaha kue, perbengkelan, usaha sablon, pengrajin kursi, katering, es jus, salon, dan kripik singkong.

“Ini diberikan bukan asal yah. Ini sudah melalui uji kelayakan,” ujarnya.

Hingga saat ini bantuan terus diharapkan oleh masyarakat pelaku UMKM ini. Terlebih karena adanya pandemi virus corona. Perekoniam terasa sulit berkembang olehnya itu bantuan dalam bentuk apapun itu selalu diharapkan.

Sejauh ini pemerintah telah memberikan bantuan baik itu untuk para pelaku usaha kecil maupun yang saat ini bekerja namun terbilang juga terkena dampak dari pandemi ini.(*)

Tinggalkan Balasan