Alhamdulillah, Sumbangan Mulai Berdatangan ke-29 Petugas Kebersihan

29 petugas kebersihan Parepare
Martinus Katinda (Foto: Fajar.co.id)
PAREPARE – Nasib ke-29 petugas kebersihan yang nyaris setahun tak terima gaji dari Dinas Lingkungan Hidup PAREPARE, kini mulai mendapatkan perhatian.
Namun, perhatian kali ini bukan datang dari pemerintah setempat. Melainkan, dari berbagai komunitas yang ada di Ajatappareng dan masyarakat yang tergerak hatinya untuk membantu.
Dari data yang dihimpun saat ini bantuan tersebut sudah mendekati Rp10 juta rupiah. Salah satunya digalang dari Forum Komunikasi Literasi PAREPARE.
“Insyaallah, semoga bermanfaat dan bisa membantu saudara-saudara kita yang ke-29 petugas kebersihan ini,” kata Ahmad, salah seorang anggota komunitas ini, Jumat, 6 Desember. 
Kasus ditahannya gaji ke-29 tenaga kebersihan PAREPARE ini, juga sempat viral dimedia sosial. Karena tak digaji maka tak sedikit diantaranya harus memulung agar bisa mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan sehari-hari buat keluarganya.
“Apa mau dimakan kalau tak pergi memulung. Biarlah saya coba bertahan saja dulu, sebab kalau ditinggalkan pekerjaan ini (tenaga kebersihan) takutnya gaji kami tambah tak diberikan,” sesal Yaqob Katinda, belum lama ini saat dijumpai disela memulung.
Tak jauh berbeda diakui rekan Yaqob, Martinus Tenda. Martinus mengaku, diwaktu luangnya sebagai tenaga kebersihan yang sejak Maret 2019 tak digaji hingga sekarang tak ada pilihan lain selain memulung.
“Pekerjaan memulung ini alternatif terakhir kami, daripada harus mati kelaparan. Kami juga tak tega membuat anak-anak dan istri kami mati kelaparan,” bebernya.
“Sungguh, ini kami sudah dizalimi. Tak tahu harus sampai kapan gaji kami itu ditahan tanpa ada alasan yang jelas. Kami dari 29 petugas ini bisa menjamin tak ada kesalahan satu pun yang pernah kami lakukan dan tiba-tiba dizalimi dengan ditahannya gaji,” tutupnya.
Gambar Gravatar
https://www.youtube.com/user/addhymanyipi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *