Pesta Anggur di Kota Sofia yang Tak Bisa Dilupakan

  • Whatsapp
Pesta anggur di kota Sofia

Pesta anggur di kota Sofia tadi malam rasanya tak bisa terlupakan.

Terlebih, ami harus terbangun cukup terlambat pagi itu dan apa yang saya lakukan rupanya juga dikerjakan oleh Lara Stone.

Yah, ini agar kami bisa segar kembali.

Hari ini kami harus ke Rila Mountains untuk mengunjungi Biara Rila. Sebab, di tempat ini kami bisa menikmati orak-arik telur dan roti panggang.

Ditambah lagi dengan mekitsi, selai lokal dan teh peppermint-nya yang sangat nikmat.

Pesta Anggur di Biara Rila Tak Diperbolehkan

Hari itu, kami sampai di Biara Rila. Tak lama kemudian, kami sepakat mengelilingi situs tersebut bersama dengan wisatawan lainnya.

Mengendarai sebuah bus. Hanya saja, saat itu suasana tidak begitu ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Setelah lama berkeliling. Kami kemudian menuju jembatan Lions. Kami juga menyusuri sinagoga Sofia yang tentunya tak lupa singgah di Central Market Hall.

Di Market ini kita bisa menyegarkan badan. Kita bisa memesan espresso. Menariknya di sekitar market ini ada sebuah masjid bernama Masjid Banya Bashi.

Ukuran masjid ini sangat kecil dan tak jauh dari kompleks Serdica kuno.

Sebenarnya saya tak pernah membayangkan Sofia adalah sebuah kota yang begitu indah.

Sangat menyukai kota ini.

Jatuh hati kepadanya. Kota ini dibangun oleh orang-orang Komunis.

Ada banyak corak khas Komunis bisa kita dapatkan. Misalnya pada facade-nya yang tampak saat memasuki kota.

Namun tentunya tidak pada Pesta Anggur di Kota Sofia.

APA YANG KAMU PIKIRKAN, TERGANTUNG SUDUT PANDANG KAMU

Kondisi disekitar kita sebenarnya bisa mengubah suasana hati dan bahkan menambah kepercayaan diri.

Sudut pandang seseorang kepada sesuatu tentunya sangat berperan.

Dan dengan berkeliling di kota kecil ini kami merasa sangat nyaman. Serasa tak ingin pulang.

Karena hari itu kami memang lagi sedang menikmati tur di kota Sofia ini dan terbukti apa yang saya pikirkan, sebenarnya tak bisa dilepas begitu saja dari pandangan dunia.

Dan saat tiba di hotel nanti, mungkin kami akan kembali melakukan pesta anggur.

Saya merasa keberadaan sebuah peninggalan kuno dan ini tentunya bisa terus dijaga sembari kami berpesta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *