Cara Membuat Kue Cireng Gadis Ini Terbilang Unik

  • Whatsapp
Cara membuat kue cireng Parepare

Cara membuat kue cireng gadis cantik ini patut dicontoh. Cukup unik. Diantaranya hanya belajar di Youtube dan sukses mempraktekkannya.

Meski awalnya modal nekat, namun kini usahanya mulai berkembang. Pembelinya, sudah dari berbagai daerah.

Memang, yang namanya bikin usaha dan mencari tahu cara membuat kue seperti Cireng ini butuh belajar ekstra bila mau berhasil. Apalagi banyak jenisnya.

Tetapi tidak usah ragu belajar cara membuat kue cireng

Berbagai cara bisa dilakukan. Salah satu jalannya belajar di Youtube. Mengembangkannya bisa joinan.

Seperti pengusaha melenial yang dimaksud ini. Yah, gadis cantik asal Parepare bernama, Sri Inayah Wahid ini. Hebatnya dia hanya modal nekat lalu patungan bikin kue.

Perlahan lalu dijual di Instagram dan Facebook. Jenis kue yang dijual ini bahkan bukan hanya Cireng. Tetapi ada juga Regal tiga rasa dan Risoles.

Kata gadis yang akrab disapa Naya ini, usahanya ini awalnya harus patungan dengan sepupunya, Puji dan Musdah. Bila ditotal modal awal yang terkumpul sekitar Rp800 ribu-an.

“Yah, kebetulan saya suka sekali bikin kue. Sudah hobi memang. Saya juga banyak belajar membuat Kue Cireng dari Youtube,” ujarnya saat dijumpai di rumahnya di Jalan Pancasila, Jumat, 5 Juni.

Pembelinya sudah lumayan

Naya bilang, sejauh ini pembelinya sudah lumayan banyak. Sudah ada puluhan orang dan pada umumnya yang pesan via Istagram di akun @dapurgembira.

Pembelinya di luar Parepare. Malah pembelinya ada dari Makassar. Juga banyak yang bertanya-tanya dari wilayah Jakarta dan Bandung.

Untuk jenis kue yang paling banyak dipesan saat ini jenis Cireng dan Risoles. Cireng ini mirip-mirip khas Bandung. Cara membuatnya gampang.

“Sehat dan nikmat. Karena ada beberapa jenis,” bebernya.

Selain sehat, kata Naya, kue yang dia buat ini bisa bertahan beberapa hari. Sekitar sembilan hari asalkan disimpan di dalam Kulkas.

“Sebenarnya kami punya produk unggulan. Jenis Risoles. Ada telur setengah matang dengan rasa pedis,” ujarnya lagi.

Sepupu Naya, Puji menyela, dia menbenarkan bahwa kue kebanyakan yang dipesan sejauh ini jenis Risoles dan Cireng. Selain harganya yang terjangkau juga memang nikmat.

“Kami jual rata-rata Rp10 ribu saja per bungkusnya. Murah kok,” kata Puji.

Puji juga Naya membeberkan, sebenarnya ide gila ini sudah ada sejak 2019 lalu dan baru benar-benar kami rintis April 2020. Ketiganya kini rutin belajar cara membuat beragam jenis kue. Salah satunya yah seperti kue cireng ini.

“Autodidak kebanyakan. Eksperimen gtu. Yang penting jangan takut rugi. Apalagi ini sudah jadi hobi,” celetuk Puji sembari tersenyum sipu. (*)

KUE. Sri Inayah Wahid bersama Puji (jilbab hitam) memperlihatkan kue buatannya saat bertandang di rumahnya, di Jalan Pancasila, Jumat, 18 Juni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *