Warga Sidrap Sehari 2 Orang Meninggal karena Covid-19

  • Whatsapp
ipad tablet technology touch
ipad tablet technology touch

Warga Sidrap – Korban meninggal karena terpapar virus corona atau Covid-19 kini terus bertambah. Sehari dua warga tak terselamatkan. Meninggal karena virus mematikan ini.

Salah satu korban meninggal tersebut adalah seorang mantri PNS, H Umar. Sosok yang ramah kepada semua lapisan masyarakat itu, mengembuskan nafas terakhirnya, Selasa, 2 Juni.

Bacaan Lainnya

Ucapan bela sungkawa pun terus berdatangan ke pihak keluarga. Tak terkecuali dari semua kolega almarhum. Tak ada yang menyangka hal ini akan menimpa dokter yang baik hati itu.

Meski begitu, ajal tak mengenal siapapun dan semua manusia akan meninggal dengan caranya masing-masnig. Kini hanya doa terbaik untuk sang dokter. Semoga segala amal ibadahnya bernilai ibadah di sisi Tuhan YME.

Semasa hidup, almarhum memang cukup dikenal selalu membantu warga kurang mampu. Juga memberikan bantuan kepada warga Sidrap yang membutuhkan. Dia tak pernah pandang bulu. Siapapun yang menurutnya layak untuk ditolong maka ia tak sungkan untuk memberikan bantuan.

Pihak RS Nene Mallomo, Muhammad Yahya, yang kini menjabat sebagai Kabag Tata Usaha, membeberkan, H Umar sebelumnya pernah di rawat di RS Nene Mallomo, kemudian di rujuk ke Makassar. Ia pun mengatakan, ia sangat kaget dengan adanya kabar ini dan berharap sang dokter bisa tenang di alam sana.

“Beliau dirujuk sekitar 29 Mei 2020 kemarin. Kami tentunya ikut berduka cita,” ujarnya, Selasa, 2 Juni.

Kemarin, selain H umar, salah seorang warga Sidrap status Pasien Dalam Pantauan (PDP) juga meninggal dunia di Rumah Sakit Sayang Rakyat, Makassar.

Juru Bicara (JUBIR) Covid 19, Ishak Kenre, mengatakan sejauh ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kedua pasien ini.

Ishak juga membeberkan, terkhusus pasien perempuan DPD yang meninggal ini merupakan salah satu sebaran dari kecamatan Duapitue. Dia pun berharap semoga virus mematikan ini bisa segera bisa hilang dan musnah.

“Sebelumnya dirawat di RSUD Nene Mallomo. Begitu pula dengan pak H Umar,” bebernya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *