Kisah Pengemudi Ojol yang Kian Sepi Orderan, Harus Banting Setir

  • Whatsapp
Kisah driver ojol Parepare
Zasmy

PENGHASILAN MENURUN

Selama ramadan, pengemudi ojek online (Ojol) kini sepi orderan. Tak sedikit pengemudi ojol mengeluh. Pendapatannya kini menurun drastis. Ditambah lagi, sedang pandemi virus corona (covid-19).

Hal tersebut dirasakan seorang pengemudi ojol perempuan Zasmy saat dihubungi, Minggu 3 Mei.

Zasmy mengatakan, penghasilannya menurun drastis selama ramadan. Apalagi, saat ini pandemi covid-19. Kondisi ini sangat berbeda tahun lalu.

Tahun ini yang bisa didapatkan paling sedikit hanya 14 orderan dalam sehari. Sedangkan sekarang paling banyak hanya 8 orderan saja per harinya. Itupun dari pagi sampai malam.

Zasmy menilai, orderan tahun ini sangat menurun sebab banyak orang yang mempersoalkan ongkos kirim yang mulai mahal.

“Orang kan juga pemasukannya berkurang. Jadi mungkin agak ragu order grab. Apalagi, saat ini ongkir grab masih tetap mahal. Ditambah lagi, banyak restoran yang tutup selama ramasan,” ucap dia.

Kisah driver ojol Parepare
Nurul Hikmah

PENGHASILAN SISA 50 PERSEN

Kini, penghasilan pun berkurang selama ramadan hingga 50 persen. Menjadi pengemudi ojol tak terlalu bisa diharapkan.

“Ada ji didapat Rp100 ribu. Hanya saja grab potong sebesar 20 persen dari penghasilan. Belumpi uang bensin, makan. Jadi kalau 8 orderan itu paling bersih Rp50 ribu lah,” ujarnya.

Senada diungkapkan, pengendara ojol perempuan lainnya, Nurul Hikmah. Nurul mengatakan, sejak merebaknya covid-19 membuat penghasilannya berkurang.

Sebelum covid-19, penghasilan mencapai Rp200 hingga Rp400 ribu per hari. Tetapi, sekarang sisa Rp100 ribu saja. Itupun kadang tidak sampai.

BANTING SETIR

Olehnya itu, kata gadis berparas cantik itu, dirinya saat ini beralih profesi menjadi kasir di salah satu restoran. Tepatnya, di Soreang Parepare. Kini untuk sementara pengemudi Ojol dia setop.

“Dulu saya bisa membeli motor karena ojol. Tetapi sekarang penghasilan menurun, jadi saya berhenti untuk sementara. Cari pendapatan lain. Apalagi kalau kita trip juga capek,” tutupnya. (mg2)

PENULIS : Asri Mursyid / Parepos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *