Belajar SEO Pondasi Dasar ala Defriansyah, Gratis

  • Whatsapp

Apa itu belajar SEO? Yah, tiga huruf ini singkatan dari kata search engine optimization. Mungkin, semua yang bergelut di dunia Blogger sudah pada tahu.

Sebagai seorang pemula yang baru kemarin sore mencoba mendaras tiga huruf ini, rasanya belum sanggup menjelaskannya secara detail.

Kulit luarnya pun masih banyak yang saya tak tahu. Jadi kalau mau tahu lebih lengkap mungkin liat di laman google saja.

Tiga kata ini, memang sangat trending di Google. Tak sedikit penikmat Blogger, terus berburu dan menyelaminya.

Tak sedikit pula yang sudah berhasil menguasainya. Bahkan sudah menjadi pakar hingga sekarang.

Belajar pada Defrianyah

Yah, salah satunya Defriansyah. Meski saya baru tahu dia sekadar nama saja. Tak pernah ketemu orangnya dan dapat berandanya bertengger di google.

Tetapi, saya sudah ikut pengajiannya dalam dua hari terakhir ini. Manarik. Dan itu buat saya cukup percaya, dia sudah bisa dibilang pakar atau lebih kerennya, Master SEO.

Meski itu, mungkin orangnya tak mau disebut demikian. Tetapi buat saya, layak lah. Pasalnya, ada banyak pelajaran berharga dan tidak pernah saya dapatkan selama ini.

Dan juga saya banyak membaca artikel-artikel yang dia publish di laman blog yang dia kelola. Yah, tentang SEO ini. Tulisan-tulisannya menarik. Renyah. Mudah dicerna.

Pemilihan kata-katanya juga sangat rapi. Bila tak percaya silahkan kunjungi sendiri blog sendiri, defriansyah.net.

Beberapa hari ini, saya memang lagi giat-giatnya belajar dari Defriansyah ini. Tentang SEO ini. Baca item per item tulisannya. Kadang-kadang bikin dahi berkerut juga sih. Bikin kepala serasa panas.

Malah sampai-sampai dahi saya berkeringat-keringat belajar tentang SEO ini. Banyak sekali istilahnya. Bahasa Inggris pula. Asing sekali buat saya. Tetapi, tak apa ini buat saya semakin penasaran.

Belajar Pondasi SEO dari Defriansyah

Belajar Pondasi Dasar SEO ala Defriansyah

Belajar SEO dari Defriansyah ini cukup menarik. Kata dia, sekarang lagi bina beberapa santri. Kalau tak salah, ada tadarrus baca Alquran-nya gitu. Sembari belajar teknik SEO gitu.

Biayanya? Yah dari orang yang donasi dari jasanya dia sebagai pakar SEO ini. Yah, mirip-mirip konsultan gitu. Hebat-lah. Salut. Moga berkah-lah. Rezeki lancar dan sukses terus berbagi ilmunya.

Saya sih, sejauh ini mengaji lewat dia via online gitu. Gratis. Ada kelas regulernya sih. Tetapi, saya belum bisa ikut kelas berbayar ini. Belum mampu bayarnya.

Kebetulan, belajar gratis ini saya dapat di laman blognya itu. Ada link Whatsapp yang dia semat di lamannya itu. Namanya, Grup 5 Belajar SEO 2020.

Orang yang bergabung lumayan banyak. Semuanya 244 orang. Dari berbagai daerah. Kebanyakan dari tanah Jawa. Sulawesi tak seberapa termasuk saya salah satunya. Moga kelak bisa ketemuan langsung deh orangnya.

Sekilas sih. Orangnya ustad gtu. Orangnya seperti supel. Murah senyum juga. Yah, itu sekilas saya lihat sih dari kelas online gratisnya ini.

Belajar Pondasi Dasar SEO ala Defriansyah

Tips SEO ala Defriansyah

Kalau nulisnya berputar sana sini. Saya tulis saja. Tidak baca ulang lagi. Langsung ketik dan publish saja.

Maklum-lah baru belajar. Tetapi yang pasti, saya cukup beruntung-lah bisa belajar dari Defriansyah ini.

Salah satunya yang saya sudah pelajari ini adalah pondasi dasar SEO. Gampang sih. Namun sebagai seorang pemula seperti saya, tak mungkin bisa bilang seperti itu seandainya tak dapat materi pelajaran seperti ini dari Defriansyah.

Lantas pondasi SEO itu apaan yah? Nih, kata Defriansyah.

  • Harus pilih dan buat domain yang mudah diingat

Kata Defriansyah, kalau bikin domain itu sebaiknya yang mudah diingat dan ditulis orang. Paling penting yah sesuai dengan kata kunci atau keyword yang dibidik.

Misalnya nih, mau bangun Web kursus SEO. Yah, upayakan domainnya kursusseo,com atau kursusseo,id (tanda , dibaca dot). Kalau sudah jadi, yah sisa optimasi blog atau websitenya.

“Domain yang terbaik itu yah yang sesuai keyword yang kita bidik,” kata Defriansyah.

  • Tampilan website harus oke

Selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu tampilan dari website ini. Tujuannya, kata Defriansyah, agar user senang dengan tampilan web kita itu.

Apalagi, Google sekarang ini memang lagi sangat memperhatikan user experience atau pengalaman penggunaan. Semakin betah di website kita, itu akan semakin baik di mata Google.

  • Website harus full speed

Poin terpenting berikutnya yaitu kecepatan akses website atau blog kita. Kalau lambat, orang bakal malas membukanya.

Google juga penilaian terkait hal ini. Malah sekarang, setiap artikel sudah ada pengukuran speednya sendiri-sendiri lho.

Tetapi gimana cara optimasinya, saya sendiri sih masih googling sana sini. Belum sempat tanya-tanya ama si master satu ini.

  • Kemudahan navigasi

Selanjutnya yang paling penting pula adalah kemudahan navigasi. Contohnya, dibagian atas Web atau blog kita sebaiknya ada menu atau tag artikel per artikel kita.

Kalau tak ada. Setidaknya, ada list per kategori dari artikel yang sudah di publish. Bisa dibagian bawah atau footer. Tetapi, jangan buat pengunjung bingung pilih dimana.

  • Bangun kepercayaan

Singkat aja deh. Caranya : Lengkapi data profil kamu di websites. User pastinya mau tahu siapa pemilik blog ini. Tentunya pula si-google-nya. Jangan sampai dibilang blog atau website abal-abal.

  • Lengkapi fitur SEO

Contoh lengkapi sitemap, metatitle, meta descriptions. Serta tittle lainnya. Selengkapnya bisa digoogling.

  • Variasi konten

Jangan publish hanya konten soal jual saja. Misalnya, jual baju muslim wanita, jual baju muslim anak-anak dan seterusnya. Namun, harusnya publish juga soal cara membeli, cara jadi member, atau ada pula konten diskusi.

  • Rutin posting

Terpenting kedua terakhir yaitu rutin publish konten.Kalau bisa melakukannya tiga artikel sehari itu lebih sangat luar biasa.

  • Terdaftar di search console tools

Terpenting terakhir tentunya Web harus terdaftar di search Console tools. Ini penting untuk melihat trafik blog dan performa Web kita.

Di item ini adalah sarana komunikasi dengan Google. Kalau misalnya, Google tak bisa mengindeks artikel kita maka di situ ada pemberitahuannya.

Nah, itulah tips yang bisa saya serap dari Bang Defriansyah ini. Bagi sebagai seorang pemula seperti saya, ilmu ini sangat-sangat bermanfaat.

Semoga besok-besok tak ketinggalan lagi kelasnya. Soalnya, sejauh ini kadang tak monitor di Grup WhatsApp. Soalnya, lagi pusing-pusingnya cari rupiah dan sesuap nasi.

Akhir kata, semoga ilmu dari Defriansyah ini menjadi berkah dan bisa pula saya bagikan ke orang lain. Kalau bisa dia pakai cari hidup yah, alhamdulillah. Itu amal jariah yang tak akan terputus selama-lamanya. Aamiin.

Salam untuk Defriansyah. Moga selalu sehat dan dalam lingkungan Allah SWT. Terima kasih ilmunya. Salam dari Makassar dan Parepare. (#)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *