Lukisan Purbakala 44 Ribu Tahun Itu Ada Anoa dan Sosok Manusia Gabungan Hewan

  • Whatsapp
BBC.com 

Lukisan purbakala berumur 44 ribu tahun ditemukan di Gua Sulawesi Selatan. Tepatnya di situs Leang Bulu’ Sipong 4 yang merupakan satu dari ratusan gua di daerah Karst Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.

Lukisan perbukala itu memperlihatkan seekor anoa yang sedang diburu sekelompok sosok, gabungan setengah manusia dan setengah hewan dengan menggunakan tombak dan tali.

Beberapa peneliti menilai lukisan di dinding gua di Sulawesi Selatan itu diketahui berumur 44 ribu tahun. Lukisan purbakala ini adalah kisah yang tertua di dunia.

Temuan tersebut dimuat ke dalam jurnal Nature oleh tim peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Indonesia bersama tim peneliti dari Universitas Griffith, Australia.

Adam Brumm, arkeolog dari Universitas at Griffith adalah yang pertama kali melihat lukisan itu dua tahun lalu. Katanya lukisan tampak setelah seorang kolega dari Indonesia, mencabut sebuah pohon untuk mencapai lorong masuk gua.

“Foto-foto tersebut muncul di iPhone saya. Sepertinya saya meneriakkan kata makian sangat kencang,” kata Brumm.

BBC.com 

Lantas, apa yang ditampilkan lukisan itu?

Lukisan-lukisan itu terpampang lebar hampir lima meter. Menampilkan anoa dan babi liar. Di samping gambar-gambar hewan ada figur yang lebih kecil. Mirip manusia.

Tetapi, tubuh mirip manusia itu juga punya bagian tubuh hewan. Seperti ekor dan moncong. Pada salah satu bagian juga terdapat lukisan anoa. Diapit sejumlah figur memegang tombak.

“Saya belum pernah menyaksikan hal seperti ini,” kata Brumm lagi dilansir BBC.com.

“Kami sudah melihat ratusan lokasi seni batu di kawasan ini, tapi kami tidak pernah melihat adegan perburuan,” papar Brumm.

Para peneliti mempertanyakan apakah panel tersebut mengisahkan satu cerita. Sejauh ini mereka menduga lukisan di sana ada beberapa yang dilukis dalam periode yang lama.

“Apakah itu satu adegan dipertanyakan,” kata Paul Pettitt, seorang arkeolog dan spesialis seni batu dari Universitas Durham kepada Nature.

BBC.com 

Bagaimana cara mengetahui bahwa lukisan itu benar sudah berumur 44.000 tahun?

Tim peneliti menganalisa, bebatuan yang disebut ‘popcorn’ yang membentuk pada lukisan di gua. Katanya, Uranium pada mineral perlahan berubah menjadi thorium, sehingga tim peneliti mengukur kadar isotop pada elemen-elemen ini.

Nah, mereka menemukan bebatuan pada lukisan babi mulai membentuk sedikitnya 43.900 tahun lalu dan bebatuan pada dua anoa setidaknya berumur 40.900 tahun.

Juga, ada sedikitnya 242 gua atau tempat perlindungan dengan lukisan purbakala di Sulawesi dan tempat-tempat baru ditemukan setiap tahun.

Sumber: BBC.com (12/12/2019).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *