- Advertisement -
Beranda Artikel Tepi Sungai Disulap Jadi Rest Area, Indahnya Minta Ampun

Tepi Sungai Disulap Jadi Rest Area, Indahnya Minta Ampun

- Advertisement -
(FOTO: Facebook.com/@M Haris Syah) 

Dulu tepi Sungai Saddang di Jalan Swiss, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang kumuh dan banyak sampah. Kini perlahan mulai ditata. Indahnya minta ampung. 
Pemerintah Kabupaten Enrekang, saat ini sedang membenahinya. Tepi sungai ini mau disulap jadi rest area. Diharapkan, bisa menjadi objek wisata unggulan.
Saat ini, disepanjang jalan sudah mulai ditata. Sudah ada beberapa tempat duduk berwarna warni terbuat dari campuran semen dan kerikil. Lengkap bola besar beragam warna bersanding disampingnya.
Ada juga peta bola dunia ukuran besar yang tak jauh dari tempat duduk itu. Siapa saja bisa memakainya berswafoto. Tetapi, masih belum rampung.

(FOTO: Facebook.com/@M Haris Syah) 
BACA JUGA :   Puluhan Peserta Mengikuti Pelatihan BT&CSL

Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengatakan, dibangunnya rest area ini tak bisa dilepas dari peran Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah yang ingin membangun sepuluh rest area di Sulsel. 

“Kita tentunya bersyukur karena Enrekang bisa melaksanakan itu. Yah, semoga Enrekang kedepan semakin maju wisatanya,” harapnya, Kamis, 12 Desember.

(FOTO: Facebook.com/@M Haris Syah) 
BACA JUGA :   5 Adegan Sinetron Paling Menjengkelkan, Belum Dipukul Sudah Jatuh?

Wakil Bupati Enrekang, Asman membeberkan, nantinya di rest area ini dirancang untuk menjadi ikon Kabupaten Enrekang. Lengkap dengan berbagai fasilitas.
“Nanti di sekitar rest area ada penginapan-penginapan dan rumah adat setiap suku di Indonesia dan kulinernya. Itu rencana kedepannya,” kata Asman.

(FOTO: Facebook.com/@M Haris Syah) 
BACA JUGA :   Si Jago Silat Asal Sulsel, Awaluddin Hidupi Istri dengan Menjadi Guru Honorer

Asman pun berharap, program ini didukung oleh warga. Sebab, bisa menambah PAD daerah jika kunjungan terus berdatangan. Terutama bersama-sama menjaganya agar tetap indah dipandang mata. (*) 
- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Achmad Lamo, Gubernur Terlama Sulawesi Selatan asal Enrekang

Achmad Lamo Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan 1966 - 1978. Penulis : Prof Dr H Zainuddin taha Achmad Lamo, adalah Gubernur terlama yang pernah menjadi Kepala Daerah...

Longsor Gowa, Kesaksian Korban Selamat di Pallantikan, Manuju

Kesaksian Korban Selamat Longsor Gowa di Pallantikan, Manuju.  Longsor Gowa - Berulang Kali Terjatuh Menembus Tempat AmanWajah Rezky Dagriani (24) tampak pucat. Ia terlihat mengalami...

Pengertian Manajemen dan Kepemimpinan Dicampur

Pengertian manajemen dan kepemimpinan sering dicampur aduk.Pengertian "memimpin" dirumuskan sebagai satu dari banyak hal yang harus dikerjakan oleh para manajer secara perorangan.Para manajer harus...

Related News

Gubernur Pertama Sulawesi Selatan, A Achmad Rifai

Gubernur Pertama Sulawesi Selatan adalah A. A Achmad Rifai. Dia menjabat selama 6 tahun 5 bulan dan 3 minggu.Penulis : Prof Dr H Zainuddin...

Achmad Lamo, Gubernur Terlama Sulawesi Selatan asal Enrekang

Achmad Lamo Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan 1966 - 1978. Penulis : Prof Dr H Zainuddin taha Achmad Lamo, adalah Gubernur terlama yang pernah menjadi Kepala Daerah...

Pengertian Manajemen dan Kepemimpinan Dicampur

Pengertian manajemen dan kepemimpinan sering dicampur aduk.Pengertian "memimpin" dirumuskan sebagai satu dari banyak hal yang harus dikerjakan oleh para manajer secara perorangan.Para manajer harus...

Rene Descartes, Berikut Kisah Hidupnya

”Saya Berpikir, maka Saya Ada” RENE DESCARTESMungkin kita sedikit asing dengan Rene Descartes, tapi pasti kita tahu dan bahkan akrab dengan Cartesius.Nama itu...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here