Persigowa Redup Seiring Ditutupnya Pabrik Kertas Gowa

  • Whatsapp
www.masmedia.xyz
Firdaus Hambali (kanan jongkok) saat membela Persigowa FC di era 80-an. (DOK.PRIBADI) 

Kilas Balik Sepak Bola Sulsel, Ronny Pattinasarani Pernah Perkuat Persigowa 

Persigowa FC pernah berjaya pada era 80-an. Ada banyak pemain nasional lahir dari klub kebanggaan Kabupaten Gowa ini. Kejayaan mencetak pemain-pemain andal sebenarnya masih berlangsung 

hingga sekarang. Hanya saja, tak sesukses era 80-an tersebut. Legenda Persigowa FC, Firdaus Hambali saat dijumpai di sisi Lapangan Sepak Bola Taeng, Sabtu, 9 Maret yang sedang menyaksikan pertandingan bola, berusaha mengiat masa-masa kejayaan klub yang pernah dibela itu.

Nama-nama besar, kata Hambali, seperti pemain legendaris Indonesia Andi Bonay, Bahrul, Mokar, dan Mustari Ato tak bisa dipisahkan dari Persigowa FC. Mereka lahir dari klub Gowa ini hingga bergabung dengan Makassar Utama kala itu yang perlahan pindah ke PSM.

“Bahkan, pemain setenar Ronny Pattinasarani pernah bermain di klub Persigowa FC,” bebernya sembari menambahkan, nama Syamsuddin Umar legenda PSM tak bisa dari Persigowa FC ini.

Sebenarnya, kata Hambali, kejayaan Persigowa FC bermula dari era 70-an hingga 80-an. Saat itu masih beroperasi perusahaan pabrik kertas gowa. Dari perusahaan inilah, nama klub tersebut mulai eksis. Ada dana pembinaan yang bisa diputar.

Belum lagi, pada masa ini ada kompetisi Liga Sulsel, Perserikatan, hingga PSSI yang membuat pembinaan sepak bola menggeliat di Gowa. Hingga membuat nama-nama lainnya seperti Najib Moke, Andi Tahri, Arifin Timo, Hamsah Arfah (almarhum) dan Andi Bonni tak terkecuali dirinya bermunculan.

“Klub kami ini berlahan redup, pasca pabrik ditutup. Nama-nama pemain besar beransur pula redup dari kompotisi,” akunya, sedih.

Sembari mengiat masa-masa ia bermain bola, Hambali mengatakan Persigowa FC pada masanya di 80-an nama-nama besar lainnya yang  juga muncul seperti Erwin Yoyo dan Mokar.  Kedua pemain ini pernah membela PSM.

“Saya seletting dengan dua legenda ini. Sama-sama masuk dalam 30 besar pemain PSM saat seleksi. Kebetulan saya lolos PNS saya mundur,” kenangnya.

www.masmedia.xyz
Firdaus Hambali (TENGAH). 

Memasuki era 90an pasca Persigowa FC kini dinilai tak bertaji. Guru olahraga SMPN 2 Sungguminasa ini, menegaskan Persigowa FC sebenarnya tak vakum. Buktinya, nama-nama pemain PSM yang ada saat ini seperti Wasyiat Hasbullah, Rasyid Bakri, Hendra Wijaya, dan Ikbal Samad pernah ia bina di klub Persigowa FC.

“Mereka ini adalah anak-anak Porda Pangkep dan Bone yang pernah saya bawa. Mereka memang hebat,” bebernya. “Jangan lupa Syamsul Chaeruddin,” tambahnya.

Sebelum mengakhiri kisah Persigowa FC dari legenda sepak bola Gowa kelahiran Sungguminasa, 23 Maret 1966 ini, ia ingin melihat klub kebanggaannya ini kembali menggeliat. Melahirkan banyak pemain-pemain besar.


“Jujur saya rindu masa-masa saya. Ada banyak kompetisi membuat kami bersemangat untuk berlatih tanding. Semoga itu bisa terjadi lagi meski itu hanya di sekitar Gowa,” harapnya, sembari membeberkan saat ia masih duduk dibangku kelas 3 SMP dan bergabung di Persigowa FC, ada banyak kompetisi.

“Saya masih ingat betul saat membela klub kesayaan saya saat kelas 3 SMP ini. Kami bisa menjadi juara di Popsi berturut-turut. Kalau tak salah tahun 1981,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *