Atlet dan Pelatihan Dukung Dibentuknya Paguyuban di Sulsel

0
13
Atlet dayung Sulsel, Anwar Tarra (kanan) www.masmedia.xyz
Anwar Tarra (kanan) 


BANYAK MANFAAT bisa diperoleh jika saja paguyuban atlet ada di Sulsel. Misalnya, bisa duduk bersama bertukar ide bagaimana meningkatkan sisi prestasi atlet.


Pemerhati olahraga Sulsel, Herman Hasan, menilai atlit harus punya wadah berhimpun agar bisa menjadi alternatif dalam memotivasi generasi muda menuju generasi emas di masa mendatang khususnya Sulsel. 

Dengan adanya paguyuban, sambungnya, atlet, mantan atlet, serta calon atlet (amatir dan profesionali), bisa bersinergi dalam membangun olahraga di Sulsel, bahkan di tanah air. 
BACA JUGA 

BACA JUGA :   Perbakin - Bermotor Sulsel Curi Start Lebih Awal

“Disampaikan memudahkan kinerja pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga dalam mendata atlet amatir dan atlit profesional di setiap cabang olahraga,” kata Herman, Selasa, 23 Januari. 
Apalagi, kata pria yang akrab disapa Dhody ini, hingga hari ini belum ada data yang akurat terkait berapa jumlah atlet Sulsel. Baik itu mantan atlet amatir dan profesional di Sulsel.

“Tetapi, paguyuban harus independen. Dan ini sangatlah penting untuk pembentukan prestasi,” terangnya. 

Atlet senior dayung Sulsel, Anwar Tarra, membeberkan, paguyuban atlet sebenarnya sudah sangat berkembang di pulau Jawa. Karenanya, ia sangat sepakat jika wadah seperti ini juga ada di Sulsel.

“Kalau saja ada paguyuban. Kita pasti lebih mudah membangun komunikasi. Bisa lebih sering bertemu dan menjadi akrab dengan teman atlet, pelatih, dan pengurus,” ucapnya. 

Terlebih, kata Anwar Tarra, semuanya bisa berbagi ide bagaimana Sulsel ke depannya. Bukan saja target PON tapi lebih dari itu. 

“Katakanlah bagaimana siapa atlet ke SEA Games, Asian Games, bahkan kejuraan dunia. Jadi saya rasa Sulsel saatnya bisa lebih baik dan unggul dari daerah lain,” ujarnya. 
Tak jauh berbeda yang dipikirkan Pelatih Atletik Sulsel, Abd Kadir. Ia mengatakan paguyuban atlet di Sulsel nantinya bisa menjadi kekuatan dan kebersamaan bagi anggotanya untuk saling berbagi pengalaman. 
“Utamanya jika paguyuban ada. Toh kita bisa saling membantu dalam memecahkan masalah guna meraih prestasi. Kita berharap, hal ini betul-betul ada,” harapnya. (ardi) 
BACA JUGA

BACA JUGA :   BUPATI GOWA CUP 2019 LAGA PEMBUKTIAN

Tinggalkan Balasan