Target Pajak Kendaraan Belum Dicapai

  • Whatsapp
Ilustrasi 

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Sidrap pada 2019 ini belum capai target. Pemasukan pajak kendaraan sebesar Rp80,8 miliar lebih, belum dicapai. 

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Sidrap, Yarham Yasmin, mengatakan pajak kendaraan yang bersumber dari tiga jenis item ini masih rata-rata 50 persen. 
Seperti, pajak yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sejauh ini baru diperoleh Rp23, 5 miliar. Yang ditarget sebesar Rp47,1 miliar lebih. 
Lalu pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang ditarget sebesar Rp33,6 miliar dan sejauh ini sudah terealisasi sebanyak Rp19,5 miliar. 
Dan pada Pajak Air Permukaan (PAP) sebesar Rp23,9 juta dan baru terealisasi sebanyak Rp15,8 juta atau 65,87 persen. 
“Sejauh ini kita terus sosialisasi agar warga sadar. Sebab pajak adalah kontribusi bagi daerah,” ucapnya, Minggu, 14 Juli. 
Tak hanya itu, kata Yarham, pihaknya juga sudah membentuk kedai pembayaran dibeberapa titik. Seperti di Pasar Tanru Tedong dan Rappang.
“Yah, ini kita lakukan agar masyarakat lebih mudah membayar pajak,” ucapnya. 
Salah seorang warga Sidrap, Ibrahim meminta, agar dalam pembayaran pajak kendaraan warga jangan dipersulit. Tetapi diarahkan jika sudah ada di dalam ruangan. 
“Tak semua warga tahu harus membayar dibagian mana. Dan yang paling penting jangan diulur-ulur kalau bisa diproses cepat,” pintanya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *