Kades Harus Inovatif Buat Perdes

  • Whatsapp
TINJAU. Wakil Bupati Enrekang, Asman memantau bursa inovasi desa, di Kecamatan Maiwa, Enrekang, Selasa, 16 Juli. (Foto: Istimewa)
ENREKANG – Kondisi hutan di Enrekang kian memprihatinkan. Tak sedikit lahan, kini sudah gundul. 
Wakil Bupati Enrekang, Asman, meminta kepada semua kepala desa (Kades) peka atas kondisi ini. Inovatif menjaga kelestarian hutan. 
Asman pun meminta Kades baiknya membuat peraturan desa (Perdes). Seperti, Perdes ibu hamil. Perdes ini bisa menyerukan tentang penanaman pohon ketika ada ibu hamil yang hendak melahirkan. 
“Selain ini untuk menjaga alam Enrekang ini juga bisa bermakna pendidikan mencintai lingkungan,” ucapnya, disela bursa inovasi desa di Kecamatan Maiwa, Enrekang, Selasa, 16 Juli. 
Sejauh ini, Enrekang memang selalu diterpa bencana tanah longsor. Nyaris setiap bulannya. Apalagi jika terjadi hujan deras. 
Dalam Juli ini saja tercatat sudah tercatat tiga kali longsor. Terakhir di sekitar Lingkungan Bamba, Kelurahan Puserren dan Lingkungan Talaga Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang pada Rabu, 10 Juli. 
Kasi Pencegahan BPBD Sidrap, Eka Pebryanzah mengakui, warga memang patut lebih berhati-hati atas musibah longsor. Sebab, curah hujan sulit diprediksi. 
“Memang perlu ada peraturan ketat agar warga bisa sadar dan tetap bisa bersama-sama menjaga hutan ini,” tambahnya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *