CPNS Jurusan Pariwisata dan Hukum Paling Dibutuhkan Oktober 2019

  • Whatsapp
Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pemberhentian BKPSDM Parepare, Guntur Mentja. 

MASMEDIA, PAREPARE – Sejauh ini Kota Parepare masih kekurangan aparatur sipil negara (ASN). Bila ditotal, kota berjuluk Bandar Madani ini masih butuh sebanyak 2.425 PNS. 

Hanya saja, Kemenpan RB yang menentukan berapa kuota yang bisa diterima. Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembang Sumber Daya Manusia Parepare hanya bisa mengusulkan saja pada penerimaan CPNS yang rencananya dibuka Oktober 2019 mendatang. 
Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pemberhentian BKPSDM Parepare, Guntur Mentja, mengatakan yang pasti Parepare sejauh ini butuh tenaga pariwisata juga hukum. Bahkan, lebih banyak lebih baik. Sebab sejauh ini memang masih sangat minim. 
“Utamanya hukum. Karena rencananya setiap SKPD nantinya akan punya tenaga hukum sendiri-sendiri. Kita masih rapat,” ucapnya, Kamis (4/8/2019). 
Terkait kepastian berapa jumlah yang hendak diusulkan ke Kemenpan RB, Guntur mengaki, sementara ini masih dikaji. Dirapatkan dengan semua pimpinan SKPD. Harus ada prioritas. 
“Jadi selain dua jurusan ini. Pariwisata dan Hukum. Kira-kira jurusan apalagi yang harus diprioritaskan. Karena belum tentunya semua kuota yang diusul diterima Kemenpan RB,” ujarnya. 
Seperti pada CPNS lalu. Kuota untuk Parepare yang diusulkan sebanyak 426. Tetapi, Parepare hanya diberikan sebanyak 300 kuota formasi. 
“Namun yang pasti tenaga guru itu sudah ada 54 kuota dan ini kecil kemungkinan diubah. Karena memang prioritas,” ujarnya. 
Tak jauh berbeda dengan Kuota CPNS tahun ini di Sidrap. Saat ini masih tahap pengkajian di Badan Kepegawaian dan Pengembang Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kepala Bidang Mutasi, Pengadaan, dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidrap, Faizal Sehuddin menjelaskan, pihaknya hingga saat ini masih menyusun formasi CPNS yang dibutuhkan di daerahnya. Belum bisa memastikan berapa kuota formasi yang harus disiapkan. 
Sebab, dalam menyusunan formasi minimal harus memperhatikan Analis Jabatan (Anjab) dan Analis Beban Kerja (ABK) serta penyebaran ASN di SKPD masing-masing baru bisa ditarik kesimpulan mana kebutuhan formasi yang memang dibutuhkan. 
“Yang kita butuhkan 30 persen CPNS dan 70 persennya P3K. Kami usul semua Guru, Tenaga Kesehatan, dan Teknis dan sejauh ini sudah ada 125 yang kita butuhkan utamanya di tenaga teknis,” bebernya. (#) 
PAREPARE 
-Jumlah PNS saat ini : 3.860 orang 
-Jumlah kekurangan/kebutuhan : 2.425 orang 
-Jumlah formasi yang diusul :  Sementara Disusun (Rampung akhir Agustus) 
– PNS Pensiun : 100 Orang Per 1 januari 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *